Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kepala Dinas Parperindagkop dan UMKM Kabupaten Pangandaran, Drs. Muhlis, mengatakan, untuk usulan desa wisata yang diajukan beberapa pemerintahan dasa, namun belum masuk ke dalam program nanti bisa ditambahkan. Selanjutnya nanti akan diranking di tingkat kabupaten, terkait skala prioritas dan sesuai kemampuan anggaran.
“Kita belum mempunyai badan promosi daerah, jadi pembangunan kepariwisataan dilihat berdasarkan skala prioritas. Nanti akan kita atur berdasarkan kebutuhan anggarannya,” kata Muhlis, kepada Koran HR, pekan lalu. [Berita Terkait: Duh! Usulan Desa Wisata Tak Masuk Renja Pemkab Pangandaran 2017]
Sebelumnya, Kepala Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Dedi Supriadi, menyesalkan, program desa wisata yang sudah dicanangkan pihaknya bersama masyarakat sejak jauh-jauh hari, ternyata tidak masuk dalam Rencana Kerja (Renja) tahun anggaran 2017. Padahal, dirinya sudah mengusulkan rencana tersebut untuk penguatan desa wisatanya.
Hal itu terungkap dalam kegiatan Forum SKPD tahun 2016, yang digelar Dinas Pariwisata, Perindagkop dan UMKM Kabupaten Pangandaran, bertempat di TIC Kabupaten Pangandaran, Senin (22/02/2016) lalu.
“Kewajiban dinas itu untuk memahami suatu prioritas, bukan di depan meja berdasarkan informasi saja, tetapi harus turun ke lapangan dengan menggandeng Kompepar, pasti skala prioritasnya akan tahu sendiri,” kata Dedi. (Mad/Koran-HR)