Munirah (40), korban penjambretan, warga Dusun Kalapagada, RT.14, RW.03, Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Photo: Muhafidz/HR.
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Munirah (40), seorang warga Dusun Kalapagada, RT.14, RW.03, Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, dijambret dua orang pemuda tak dikenal di jalan yang tak jauh dari tempat tinggalnya, Minggu (21/02/2016), sekitar jam 18.15 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat Munirah akan berkunjung ke rumah saudaranya yang tak jauh dari rumah dirinya. Namun, waktu itu jalan dalam keadaan sepi karena warga sekitar sedang melaksanakan sholat maghrib.
“Anak saya waktu itu lagi ngadat, minta diantar ke rumah saudara. Saat sedang jalan menuju rumah saudara, tiba-tiba ada dua orang pemuda yang mengendarai motor matic langsung merebut tas saya. Isinya memang tidak seberapa, tapi saya shock atas kejadian yang menimpa saya ini,” tuturnya, kepada HR Online, Selasa (22/02/2016).
Munirah mengaku, dirinya belum melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Pasalnya, Munirah merasa barangnya yang diambil penjambret tidak seberapa. “Saya hanya berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Apalagi ini kan daerah kampung, kok ada pelaku kejahatan,” kata Munirah.
Dari pantauan HR Online di lokasi kejadian, setiap malam jalan tersebut tidak ada lampu penerangan. Selain itu, jalur jalan yang lurus juga mempermudah pelaku kriminal dalam melakukan aksinya.
Sementara itu Tohirin (26), warga setempat, menyebutkan, pada saat kejadian penjambretan, dirinya mendengar suara minta tolong. “Tapi watu itu saya lagi sholat, masa harus ke luar rumah. Suara yang minta tolong juga kedengarannya tidak terlalu keras, makanya saya tidak menghiraukan suara tersebut,” katanya. (Muhafid/R3/HR-Online)