Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Tiga orang komplotan pembobol ATM Bank BRI, yang ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Banjar, di salah satu hotel di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (09/01/2016) siang, ternyata bukan pelaku yang bertugas sebagai eksekutor pembobol ATM milik Onasih (60), warga Babakan, Desa Maharawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, yang menjadi korban komplotan ini.
Tiga orang yang ditangkap polisi ini, rupanya teman pelaku yang diduga bertugas mengawasi situasi ketika sang eksekutor menjalankan aksinya. Sementara pelaku yang bertugas sebagai eksekutor yang diketahui berjumlah 2 orang itu berhasil melarikan diri ketika mengetahui keberadaannya terendus polisi. [Berita Terkait: 3 Orang Komplotan Pembobol ATM di Banjar Dibekuk Polisi]
Panit Reskrim Polsek Banjar, Ipda Nurrozi, mengungkapkan, tiga komplotan pembobol ATM berinisial Par (28), Su (27), warga Lampung Selatan dan satu orang wanita warga Bandung, yang ditangkap pihaknya, bukan pelaku yang menjadi eksekutor pembobol ATM milik korban bernama Onasih.
“Pelaku yang menjadi eksekutor berhasil melarikan diri. Kini anggota kami tengah melakukan pengejaran. Dua pelaku yang melarikan diri itu salah satunya berinisial R. Dan pelaku berinisial R ini ternyata tidak hanya sekedar eksekutor saja, tetapi juga sebagai otak aksi kejahatan yang akan dilakukan komplotan ini di Kota Banjar,” jelasnya.
Nurrozi pun belum bisa memastikan bahwa komplotan ini berjumlah 5 orang. Menurutnya, bisa saja jumlah komplotan penjabat itu lebih dari 5 orang. Karena aksi kejahatan ini biasanya menggunakan sistem jaringan. (Hermanto/R2/HR-Online)
Berita Terkait
Diduga Terhipnotis di ATM BRI Banjar, Uang Belasan Juta Raib
Soal Dugaan Hipnotis, Polsek Banjar Kantongi Data & Ciri Pelaku