Ilustrasi. Foto: Ist/Net
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Seorang pencuri dilaporkan tewas setelah tenggelam di Sungai Cimuntur atau tepatnya di Dusun Cinutuk, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Minggu (10/01/2016) malam. Sebelum tenggelam, pencuri yang diketahui kabur dari Kabupaten Kuningan ini dikejar warga dan anggota kepolisian Polres Ciamis. Karena terdesak, akhirnnya si pencuri ini melompat ke sungai dan akhirnya ditemukan tewas.
Dari informasi yang dihimpun HR Online dari anggota Polres Ciamis, Senin (11/01/2016), kejadian ini berawal ketika 4 kawanan pencuri yang menggunakan mobil Avansa dikejar anggota Polres Kuningan dan melarikan diri ke wilayah hukum Kabupaten Ciamis. Setelah memasuki wilayah Ciamis, Polres Kuningan melakukan koordinasi dengan Polres Ciamis.
Kemudian, anggota Polres Ciamis melakukan pengejaran. Saat berada di dekat jembatan Sungai Cimuntur atau tepatnya di Dusun Cinutuk, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, sekitar pukul 14.45 WIB, polisi berhasil menghentikan laju kendaraan kawanan pencuri tersebut. Dari 4 kawanan pencuri itu, 3 diantaranya berhasil diamankan. Sementara salah satu pencuri lainnya nekad melarikan diri dan melompat ke Sungai Cimuntur.
Polisi yang dibantu warga setempat langsung melakukan pencarian. Karena debit air sungai tengah meninggi, pelaku pun langsung terbawa arus dan tenggelam. Proses pencarian yang dilakukan aparat kepolisian yang dibantu anggota TNI dan warga pun berlangsung hingga malam hari.
Sekitar pukul 19.45 WIB, warga akhirnya melihat pelaku muncul kepermukaan air sungai dan tak lama berselang kembali tenggelam. Pelaku yang diketahui sudah tewas itu langsung dievakuasi. Saat dievakuasi, jasad pelaku ditemukan di bawah aliran sungai atau pada kedalaman mencapai 3 meter.
Setelah diketahui tewas, jasad pelaku akhirnya dibawa ke RSUD Ciamis untuk dilakukan pemulasaraan dan pemeriksan medis lebih lanjut. Dari informasi yang diperoleh, pelaku pencurian yang tewas itu diketahui bernama Sutiyawan, pria kelahiran Garut 12 Oktober 1979 ini, beralamat Dusun Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sementara itu, 3 pelaku lainnya, sudah diserahkan ke Polres Kuningan untuk diproses lebih lanjut. (Dji/R2/HR-Online)