Photo: Ilustrasi net/Ist.
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Menurunnya harga BBM saat ini ternyata tidak berdampak terhadap harga-harga sejumlah kebutuhan bahan pangan di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran. Bahkan, daging ayam mengalami kelangkaan sehingga harganya pun meroket.
Suminah (40), salah seorang pedagang daging ayam di pasar tradisional Pangandaran, mengatakan kepada HR Online, Jum’at (08/01/2016), bahwa saat ini pasokan daging ayam ras di Pasar Pangandaran langka. Hal itu seiring dengan berhentinya pasokan dari sejumlah bandar ayam.
“Memang tidak banyak, hanya beberapa bandar saja yang menghentikan pasokan daging ayam. Akibat kelangkaan tersebut, harga daging ayam ras saat ini melambung hingga mencapai 40 ribu rupiah per kilogramnya,” tutur Suminah kepada HR
Dirinya mengaku masih mendapat pasokan daging ayam dari salah seorang bandar, namun ukuran atau kualitasnya di bawah standar. Dia masih mendapat pasokan karena sebelumnya sudah ada perjanjian dengan sang bandar, sehingga tetap mendapat prioritas. Meski begitu, keuntungan yang didapatnya sangat tipis.
“Harga daging ayam saat ini mencapai 38 ribu rupiah per kilogram, bahkan sebagian pedagang ada yang menjualnya hingga 40 ribu rupiah per kilogramnya. Kenaikan itu terjadi sejak hari Natal dan tahun baru hingga sekarang. Jadi turunnya harga BBM sama sekali tidak berdampak,” kata Suminah.
Sedangkan, pedagang daging ayam lainnya, Julaeha (32), mengaku, diriya sudah mencari daging ayam ke sejumlah bandar ayam di sekitar Pangandaran, tetapi hasilnya nihil karena bandar tersebut tidak ada yang menjualnya. (Ntang/R3/HR-Online)