Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejumlah petani di Desa Puloerang dan Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat, mengeluhkan saluran pembuangan Cibeet 3 yang sudah sejak lama mengalami pendangkalan. Akibat kondisi tersebut, pembuangan air menjadi terkendala.
Ikin, Petani RT 09 RW 05, Puloerang, ketika ditemui Koran HR beberapa waktu yang lalu, mengatakan, Saluran Cibeet 3 tidak lagi mampu menampung air kiriman dari Karyamukti, Banjar dan air hujan.
“Ini terjadi akibat pendangkalan dan penyempitan saluran,” katanya.
Menurut Ikin, akibat pendangkalan dan penyempitan tersebut, air yang harusnya mengalir di saluran malah meluap dan membanjiri sawah miliknya dan milik petani lainnya yang berada di sepanjang saluran tersebut.
“Kalau musim hujan, sawah saya kebanjiran. Sedangkan di kala kemarau kekeringan,” katanya.
Kepala Desa Puloerang, Kusmana, ketika ditemui Koran HR, menuturkan, perlu ada upaya normalisasi saluran Cibeet 3.
“Areal sawah yang berada di sepanjang saluran itu pasti terendam air setiap kali musim penghujan. Soalnya, saluran Kali Cibeet Tiga tidak mampu menampungnya,” kata Kusmana. (Andri/Koran-HR)