Sungai Cigayam di perbatasan Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih dan Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Foto: Taufan Ihsan Yanuar/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Sungai Cigayam yang menjadi batas antara Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih dan Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, menyimpan mitos yang sudah dipercaya masyarakat secara turun-temurun.
Rohimah (65), warga Dusun Kalapanunggal, RT 40 RW 12, Sindangkasih, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, mengaku mendapat cerita mengenai hal itu dari sang kakek yang meninggal di usia 100 tahun.
“Kakek saya bilang, Sungai Cigayam ada penunggunya. Penunggu itu bernama Mama Anggaraksa,” kata Rohimah.
Menurut Rohimah, mahluk halus atau penunggu Sungai Cigayam beranam ‘Mama Angaraksa’ tidak pernah menggangu warga sekitar. Justru, ‘Mama Anggaraksa’ dikenal suka menolong warga agar terhindar dari kecelakaan atau bencana.
“Bila ada orang yang jatuh ke sungai, pasti dia akan diselamatkan oleh Mama Anggaraksa,” ucapnya.
Aip Ramdani (45), warga yang pernah jatuh ke Sungai Cigayam, ketika ditemui Koran HR, menceritakan kejadian yang dialaminya beberapa tahun silam. Menurut dia, suatu hari dia terjatuh ketika sedang melintasi jembatan bambu yang terdapat dia tas Sungai Cigayam.
“Pada waktu itu, air sungai sedang deras, saya terombang-ambing, saya pasrah. Tapi tiba-tiba, sebilah bambu dari arah pinggir sungai menghampiri saya. Saya kemudian berpegangan pada bambu itu. Sayapun selamat,” ucapnya.
Aip mengakui, mayoritas masyarakat di wilayah tersebut meyakini keberadaan Mama Angaraksa. Namun demikian, dia juga meyakini kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Baginya, Mama Angaraksa hanya sebagai salah satu cara Tuhan YME menyelamatkan dirinya dari kecelakaan itu. (Taufan/Koran-HR)