Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarPMII Banjar: Perekrutan Pendamping Desa Diduga Dipolitisasi

PMII Banjar: Perekrutan Pendamping Desa Diduga Dipolitisasi

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Dana-desa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dugaan perekrutan Pendamping Desa dipolitisasi di berbagai daerah tentu bukan tanpa alasan. Dugaan tersebut mulai terkuak, salah satunya di Kabupaten Sukabumi yang beredar kabar bahwa calon Pendamping Desa memuat komitmen di atas surat perjanjian dengan salah satu partai.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua PMII Kota Banjar, Wahidan, kepada Koran HR, pekan lalu. “Saya tahu kabar itu melalui rilis sebuah media online. Isi perjanjiannya menyatakan siap insentifnya dipotong 10 persen untuk diserahkan, dan siap untuk menjadi kader salah satu partai,” ungkapnya.

Wahidan menyebutkan, dalam rilis berita tersebut memuat ada lima point pernyataan kesanggupan dari Pendamping Desa di Kabupaten Sukabumi. Point pertama yaitu, calon Pendamping Desa harus bertanggung jawab, memonitor dan menjalankan terhadap pelaksanaan dan pengerjaan program pendamping anggaran desa.

Kedua, harus mematuhi kaidah dan aturan yang berlaku dalam pelaksanaan program. Ketiga, bersedia menjadi kader partai dimaksud, dan bersedia menjalankan atau membantu membesarkan partai dimaksud.

Keempat, bersedia untuk sepenuhnya memberikan komitmen sebesar 10 persen dari nilai gaji yang dihasilkan sebagai pendamping kecamatan setiap bulan selama menjadi pendamping.

Sedangkan point kelima yaitu, apabila kemudian hari ternyata pernyataan ini dilanggar, maka pendamping tersebut bersedia untuk diajukan oleh pimpinan cabang salah satu partai di Kabupaten Sukabumi, untuk diberhentikan sebagai pendamping kecamatan dan bersedia menerima sanksi.

“Adanya sebuah perjanjian komitmen tersebut, tentu saya sangat menyayangkan. Nah, apakah hal demikian juga terjadi di Kota Banjar. Ini perlu ditelusuri dan dipertanyakan. Jangan-jangan sama ada,” kata Wahidan.

Tanggapan serupa juga dilontarkan aktivis HMI, Joko Nurhidayat. Menurutnya, ketika memang terdeteksi ada isu seperti itu, maka menjadi sebuah tanda tanya besar. Sehingga, transparansi pemerintah pun dipertanyakan.

“Masyarakat menganggap ada indikasi niat kurang baik dari mereka. Dengan demikian, jelas juga jadi kerancuan tersendiri bagi kami yang mendengarnya, bila isu itu benar terjadi,” ujarnya.

Joko mengatakan, Pendamping Desa yang disiapkan pemerintah pusat bertujuan salah satunya untuk pengawasan atau pendampingan pembangunan SDM dan SDA di tingkat desa. Begitu pula turunnya dana desa dan dana lainnya, tentu tujuannya untuk memakmurkan rakyat supaya lebih baik.

“Jika perekrutannya seperti itu, bisa jadi tidak akan sampai secara esensi sebagaimana dengan peran, tugas dan fungsi Pendamping Desa. Ketika perekrutannya dipolitisasi sebuah partai, itu kontras sekali berbicara kepentingan,” tandasnya.

Menurut dia, kalau memang dilakukan perekrutan Pendamping Desa, alangkah baiknya dilakukan secara terbuka, dari mulai perekrutan, evaluasi pelamar yang berhak ikut seleksi, sampai penyampaian hasil seleksi.

“Adanya isu itu terkuak, menandakan pemerintah melalui intansi terkait tidak bekerja secara professional dalam perekrutannya. Tata kelola tidak berjalan semestinya, keadilan sosial pun seolah hanya slogan semata,” kata Joko.

Pihaknya menilai perlunya dituntut mengedepankan profesionalitas dari para pemangku kebijakan, juga pihak yang mempunyai kekuasaan dalam ranah perekrutan calon Pendamping Desa.

Joko berharap kepada semua komponen supaya ikut memantau dan berperan aktif untuk kemajuan bangsa. Sebab, hal ini penting guna menghindari terjadinya penyelewengan dan tindakan yang kurang bertanggungjawab. (Nanks/Koran-HR)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...