Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Arif Gustaman, warga Dusun Cipantaran, RT.04/19, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, yang juga pengrajin gitar bambu, mengaku, gitar seperti ini belum diproduksi secara massal, sehingga jika ingin memiliki alat musik unik ini harus memesan terlebih dahulu. Harga jualnya pun terjangkau, dia mematok harga dari Rp.800 ribu hingga Rp.1,5 juta.
“Alhamdulillah, kini sudah ada empat orang yang memesan gitar ini, dua orang diantaranya dari Yogyakarta, satu orang dari Wonosobo, dan satu orang lagi dari Jakarta,” katanya, saat ditemui HR di rumahnya, Selasa (17/11/2015).
Selain gitar dari bambu, Arif pun masih mempunyai hasil karya seni lainnya, seperti angklung, celempung, dan calung. Bahkan, alat musik tradisional seperti gambang pun sudah dibuatnya. [Berita Terkait: Gitar Bambu Karya Warga Banjar Ini Bernilai Jual Tinggi]
Sebelumnya, kreasi alat musik ini sangat menarik, bahan yang biasa untuk menempatkan senar gitar dari bahan kayu, diganti menggunakan bambu. Bahkan, gitar yang dibuatnya 90 persen menggunakan bahan dari bambu. Hanya untuk finger board yang diberikan sedikit bahan dari kayu.
“Lumayan sedikit sulit untuk menentukan nada pada stang gitarnya. Ini memerlukan kejelian supaya pada saat distel dan dipakai tidak fals,” terangnya.
Sementara untuk bagian badan gitar sengaja dibikin ramping. Menurut dia, hal itu supaya simple saat digunakan. Setelah terbentuk jadi, suara petikan gitar hasil karyanya ini tidak kalah merdunya dengan gitar pada umumnya. (Hermanto/Koran-HR)