Tebing setinggi 4 meter ambruk dan menghantam dua rumah warga Dusun Galonggong, Desa Karanganyar, Kabupaten Ciamis, menyusul hujan deras yang mengguyur daerah tersebut, Jum’at (27/11/2015) malam. Foto: Heri Herdianto/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Dua rumah warga di Dusun Galonggong, Desa Karanganyar, Kabupaten Ciamis, dilaporkan dihantam matrial longsoran tanah setelah tebing setinggi 4 meter ambruk menyusul hujan deras yang mengguyur daerah tersebut, Jum’at (27/11/2015) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, akibat bencana ini, dinding ruang dapur rumah milik Roso dan Tarjo mengalami jebol akibat dihantam longsoran tanah.
Kasi Trantib Kecamatan Cijeungjing, Ade Jaelani, mengatakan, peristiwa tanah longsor ini terjadi tengah malam ketika penghuni kedua rumah tengah terlelap tidur. “ Beruntung longsoran tanah hanya menjebol dinding tembok belakang rumah warga dan tidak sampai menimpun seluruh bangunan, “ katanya, Sabtu (28/11/2015).
Ade menambahkan, longsoran tanah yang menjebol dinding dua rumah warga sudah mulai dibersihkan dengan bantuan gotong royong warga yang dibantu Anggota TNI. “ Hanya proses pembersihannya memakan waktu cukup lama menyusul peralatan yang digunakan warga menggunakan alat seadanya. Namun begitu, sebagian besar muntahan longsor sudah berhasil dibersihkan dan tinggal beberapa bagian yang masih sulit dibersihkan,” katanya.
Sementara itu, pemilik rumah, Roso, mengaku kaget ketika longsoran tanah menghantam dinding dapur rumahnya. Akibat suara gemuruh tanah longsor, lanjut dia, membuat dirinya kini sedikit trauma. “ Karena saya menyangka longsoran tanah akan menimbun seluruh bangunan rumah. Makanya, ketika mengetahui terjadi longsor, kami sekeluarga langsung berlarian ke luar rumah,” ujarnya.
Menurut Roso, sebelum terjadi longsor, terdengar suara petir menggelegar yang disertai hujan lebat. Tak lama berselang, kata dia, terdengar suara gemuruh di belakang rumahnya. “ Situasinya sungguh mencekam. Terlebih, saat itu sudah tengah malam,” ujarnya.
Saat mengetahui terjadi longsor, kata Roso, dirinya langsung berteriak dan meminta seluruh keluarganya lari ke luar rumah sembari meminta tolong kepada para tetangganya. “Saya tidak menyangka tebing yang berada di belakang rumah bisa longsor,” pungkasnya. (Her/R2/HR-Online)