Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-Para pengguna Android pada bulan Juli-Agustus kemarin, ditakutkan dengan adanya virus berbahaya bernama Stagefright. Hal itu membuat para produsen smartphone pun memberikan perlindungan tambahan kepada penggunanya. Tapi, setelah beberapa minggu virus tersebut tidak terdengar kabarnya lagi, kini Stagefright mulai beraksi kembali.
Seperti diungapkan Zimperium, tim ahli keamanan mobile yang pertama kali menemukan Stagefright, bahwa pihaknya baru-baru ini menemukan lagi virus tersebut merambah ke bagian multimedia smartphone.
Memang, bagi pengguna smartphone kelas atas tidak usah khawatir oleh virus ini, karena produsen smartphone akan selalu mengirim patch, seperti Google dan Samsung. Tetapi, sampai saat ini masih banyak smartphone kelas menengah/dibawahnya yang rentan terhadap bug Stagefright.
Pada awal ditemukan, Stagefright dapat mengambil kendali perangkat Android dengan cara mengirim MMS berisi video berbahaya. Sedangkan, untuk kali ini Zimperium menemukan cara Stagefright menginfeksi Android lewat file audio berbahaya, yakni dengan cara enkripsi dalam MP3 atau format file MP4.
Misalkan, apabila Anda mengunjungi sebuah halaman web yang terdapat file audio, maka OS akan mencoba melihat file tersebut. Di situlah perangkat Anda akan terinfeksi, karena sebagian besar perangkat Android memakai fungsi preview, sehingga tak ada pembatas dengan infeksi virus tersebut.
Menurut tim peneliti Zimperium, ada sekitar 950 juta perangkat Android yang rentan terhadap Stagefright baru ini. Pada tanggal 10 September 2015 kemarin, Google sendiri berusaha mencegah virus tersebut dengan cara mengirim update keamanan bulanan kepada produsen Android. Sementara bagi pengguna Nexus dari Google, akan langsung mendapatkan patch terbaru pada tanggal 5 Oktober 2015 besok.
Zimperium menyebutkan, eksploitasi ini memang belum mencapai pengguna Android di seluruh dunia. Meski begitu, namun Anda harus harus tetap berhati-hati. (Eva/R3/HR-Online)