Lokasi tempat ditemukannya Aiptu Darwin (56), anggota kepolisian dari Polsek Ciamis, yang terkapar di trotoar jalan Jenderal Sudirman Ciamis atau tepatnya di depan Bank Panin, Jum’at (23/10/2015) pagi. Foto: Taufan Ihsan Yanuar/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Pelaku kasus tabrak lari yang menewaskan seorang anggota kepolisian dari Polsek Ciamis, Aiptu Darwin (56), yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Ciamis atau tepatnya di depan Bank Panin, Jum’at (23/10/2015), hingga kini masih misteri. Namun, dari hasil penyelidikan sementara, polisi sudah menemukan ciri-ciri kendaraan yang menabrak korban. Diduga korban ditabrak oleh sebuah mobil sedan berwarna hitam.
Sebelumnya, Aiptu Darwin, anggota Polsek Ciamis, ditemukan terkapar dalam kondisi kritis di trotoar jalan Jenderal Sudirman Ciamis atau tepatnya di depan Bank Panin, Jum’at (23/10/2015) pagi. Dadang, seorang Satpam Bank Panin, menjadi orang pertama yang menemukan korban. Meski begitu, Dadang tidak mengetahui pasti penyebab korban hingga terkapar. Dia mengaku saat menemukan korban sudah terkapar di trotoar jalan.
Sebelum ditemukan terkapar, korban sempat memberitahukan kepada rekannya sesama polisi bahwa dia akan menunaikan sholat subuh di Mesjid Agung Ciamis, sekitar pukul 04. 00 WIB, dini hari. Diduga korban tertabrak mobil ketika tengah berjalan kaki dari Mapolsek Ciamis menuju Mesjid Agung.
Korban pun sempat mendapat pertolongan medis di RS Jasa Kartini Tasikmalaya. Namun sayang, setelah dilakukan tindakan medis, ternyata takdir berkhendak lain. Korban harus menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (24/10/2015) pagi, setelah mengalami kritis akibat pendarahan hebat di bagian kepalanya.
Kasat Lantas Polres Ciamis AKP, Yudi Sadikin, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tabrak lari tersebut. Namun, dia mengaku masih kesulitan melacak kendaraan yang menabrak korban.
“Kami kesulitan karena tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut. Kejadiannya dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Orang yang pertama kali menemukan korban tidak mengetahui penyebab korban hingga terkapar,” terangnya.
Namun demikian, kata Yudi, pihaknya sudah mendapat rekaman CCTV yang diperoleh dari kantor bank di sekitar kejadian. “Ada 2 rekaman CCTV dari dua kantor bank yang berbeda. Setelah rekamannya diputar, ternyata korban tertabrak mobil, kemudian terpental hingga jarak 3 meter dan mendarat tepat di trotoar jalan. Kendaraan yang menabraknya yakni sebuah mobil sedan warna hitam,” ungkapnya.
Pihaknya, terang Yudi, tengah menyelidiki siapa pemilik mobil sedan hitam tersebut. “ Rekaman CCTV itu jadi bahan awal untuk mengungkap kasus tabrak lari ini. Mudah-mudahan secepatnya kami bisa menemukan pemilik atau sopir mobil sedan tersebut,” ujarnya. (Her/R2/HR-Online)