Buku Naskah kuno dan Batu Kuno yang terdapat di kawasan Situs Gandoang, Dusun Cipeucang, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Photo : Taufan Ihsan Yanuar/ HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Benda-benda bersejarah yang terdapat di Situs Gandoang, Dusun Cipeucang, Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, sampai saat ini masih menyimpan misteri. Upaya untuk menguak sejarah Situs Gandoang serta benda-benda pusaka masih harus menunggu campur tangan pemerintah daerah.
Kuncen Situs Gandoang, Lili, ketika ditemui Koran HR, Senin (28/09/2015), mengungkapkan kebenaran soal keberadaan sebuah buku berisi naskah yang ditulis dengan huruf dan bahasa kuno.
“Buku kuno ini setebal 36 halaman, berisi tentang sejarah Wanasigra, sejarah nabi dan jampi-jampi. Bentuk dan tulisannya hampir sama dengan naskah yang berada di Astana Gede Kawali. Kami juga meyakini, usianya sudah ratusan tahun,” katanya.
Sayangnya, lanjut Lili, tidak semua isi tulisan naskah dalam buku kuno itu terpecahkan. Hal itu karena keterbatasan keilmuan pihaknya dalam mengartikan naskah yang terdapat dalam buku kuno tersebut.
Kaur Umum Desa Wanasigra, Yudi (33), ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, mengungkapkan, naskah atau buku kuno itu sudah ada sejak lama. Buku kuno itu secara turun-temurun diwariskan kepada pengurus Situs Gandong.
“Masyarakat banyak sekali keterbatasan dalam menjaga barang-barang pusaka yang ada di Situs ini. Bukan hanya naskah kuno yang ada di situs ini, tapi ada juga benda pusaka berbentuk lempengan tembaga yang kini masih diteliti oleh Musium Sribaduga Bandung,” katanya.
Yudi mengaku benda-benda pusaka yang sudah berumur tua seperti itu harus mendapatkan perawatan lebih agar tetap terjaga keasliannya. Apalagi nilai sejarah benda-benda pusaka itu belum sepenuhnya terkuak.
“Banyak sekali sejarah yang belum terkuak di situs ini. Harapan kami pemerintah dan lembaga terkait mau duduk bersama dengan masyarakat untuk menata dan membantu menguak sejarah di situs ini. Karena, ini merupakan warisan budaya dan memiliki sejarah besar yang kemungkinan bisa jadi daya tarik wisata Kabupaten Ciamis,” katanya.
Sebelumnya, seperti dilansir dari HR Online, pengurus Situs Gandoang menemukan prasasti kuno di situs gandoang, situs keramat, makam pemuka agama Islam bernama Syekh Aki Padamatang.
Selain itu, terdapat juga sebuah batu besar bergambar telapak kaki, telapak tangan dan cakaran hewan. Selain itu, pada batu itu juga terdapat sebuah tulisan kuno yang sampai saat ini belum terpecahkan.
Kini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ciamis, sedang menindaklanjuti temuan benda kuno berupa prasasti dan benda pusaka lainnya yang terdapat di Situs Gandoang tersebut.
Disinggung soal keterkaitan benda kuno berupa prasasti dan benda pusaka yang terdapat di Situs Gandoang dengan sejarah masa lalu Kabupaten Ciamis, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Ciamis, Dudung Abdulla, S.Ip.,M.Pd., mengaku belum bisa memastikannya. Menurut dia, saat ini pihaknya masih akan menunggu hasil kajian yang dilakukan tim arkeolog, sejarawan dan akademisi. (Taufan/Koran-HR)