Taman Raflesia yang berada di kawasan Alun-alun Ciamis. Foto: Ist/Net
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Setelah bunga raflesia dijadikan symbol pada logo atau lambang daerah Kabupaten Pangandaran, DPRD Pangandaran meminta Pemkab Ciamis agar segera mengganti nama taman Reflesia yang berada di Alun-alun Ciamis. Karena, nama reflesia akan dijadikan nama tempat di Kabupaten Pangandaran.
Ketua DPRD Pangandaran, Iwan M. Ridwan, mengatakan, setelah lambang daerah Kabupaten Pangandaran disyahkan melalui Perda, langkah selanjutnya perlu dilakukan upaya hak paten terhadap ciri khas atau symbol kedaerahan Kabupaten Pangandaran.
“Kenapa bunga reflesia dimasukan ke dalam lambang daerah Pangandaran, karena bunga itu hanya ada di Pangandaran. Makanya, ketika lambang daerah Kabupaten Pangandaran disempurnakan, symbol bunga raflesia lebih ditonjolkan sebagai ciri identitas kedaerahan,” katanya, kepada Koran HR, Selasa (25/08/2015).
Iwan mengatakan, ketika Pangandaran berpisah dari Kabupaten Ciamis, konsekuensinya Pemkab Ciamis harus melepas seluruh ciri kedaerahan yang berada di wilayah Pangandaran. “Karena besar kemungkinan nama Raflesia akan dijadikan nama tempat di Pangandaran. Bahkan, tidak menutup kemungkinan nantinya akan dibuat semacam area untuk melestarikan nama bunga raflesia,” katanya.
Menurut Iwan, bunga raflesia dengan 5 buah kelopak hanya tumbuh di Pangandaran. Meski bunga serupa ada di daerah lain, lanjut dia, namun yang tumbuh di Pangandaran berbeda dari yang lain. “ Makanya, dengan keunikan bunga raflesia yang tumbuh di Pangandaran, perlu dipatenkan bahwa itu milik Kabupaten Pangandaran,” tegasnya.
Dihubungi terpisah, Asda II Setda Pemkab Ciamis, Soekiman, mengatakan, tanpa diminta oleh Pemkab ataupun DPRD Pangandaran, pihaknya sudah berencana akan mengubah nama Taman Raflesia.
“Sudah kita agendakan akan mengganti nama Taman Raflesia. Memang benar bunga Raflesia milik Kabupaten Pangandaran,” katanya, kepada Koran HR, Selasa (25/08/2015).
Namun begitu, lanjut Soekiman, sebelum melakukan penggantian nama taman Raflesia, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu bersama DPRD, tokoh masyarakat dan budayawan Ciamis. “ Kajian itu dilakukan untuk menentukan nama yang tepat untuk mengganti nama Raflesia. Tentunya nama yang akan dipilih nanti mencirikan indentitas kedaerahan Ciamis,” ujarnya. (Mad/Bgj/Koran-HR)