Ilustrasi. Foto : net/ist
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Sampai hari ini, anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) yang ada di desa wilayah Kota Banjar belum menerima insentif dari Pemerintah Kota Banjar (Pemkot) Banjar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjar.
Kepala Desa (Kades) Mulyasari Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Wawan Gunawan, mengatakan, mereka (Linmas.red) yang ada di Desa Mulyasari belum menerima insentif dari bulan Januari 2015.
“Untuk Linmas kelurahan sudah menerima insentif dari Pemkot Banjar. Sementara Linmas desa sampai saat ini belum menerima,” ujarnya kepada harapanrakyat.com, Rabu (15/07/2015).
Dirinya pun kebingungan untuk membayar para Linmas yang ada di wilayahnya. Pasalnya, jika insentif Linmas dibayar oleh desa dari Alokasi Dana Desa (ADD), takut menyalahi aturan. Terlebih dalam APBDes tidak dicantumkan pengalokasiannya.
“Intinya, kami ini tidak diperbolehkan mengalokasikan intensif untuk Linmas dari ADD. Dan menurut informasi, insentif tersebut akan diberi dari anggaran Pemkot Banjar, melalui Satpol PP. Namun ditunggu hingga hari ini belum juga ada kejelasan,” ketusnya.
Menurut Wawan, bukan hanya insentif saja yang ia pertanyakan. Namun, bingkisan Idul Fitri yang biasanya diberikan kepada anggota Linmas setiap tahunnya dari Pemkot Banjar, sampai saat ini belum juga ada.
Sedangkan menurut Staf Umum Desa Mulyasari, Abay, pihaknya berani bicara seperti ini, dikarenakan anggota Linmas yang ada di desanya mengeluh dan mempertanyakannya.
“Ya nggak enak juga, jadi serba bingung. Jika dialokasikan dari ADD belum boleh. Sementara menunggu dari Pemkot Banjar, sampai saat juga belum ada. Makanya, kami akan mempertanyakan pada pihak Satpol PP,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu anggota Linmas Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar, Manijo, membenarkan bahwa dirinya dan rekan Linmas yang lain belum menerima insentif, apalagi bingkisan lebaran dari Pemkot Banjar.
Menurut dia, biasanya pihaknya setiap tahun diperhatikan oleh Pemkot Banjar berupa pemberian bingkisan lebaran. Tapi entah kenapa sekarang tidak ada lagi.
“Boro-boro bingkisan Lebaran dari Pemkot Banjar, insentif yang menjadi hak kami setiap bulan pun belum kunjung diterima,” tukasnya. (Nanks/R5/HR-Online)