Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Hingga H + 3 Idul Fitri 1436 Hijriah, harga cabai di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Banjar, Jawa Barat, masih tinggi, yakni mencapai Rp.55 ribu per kilogram. Hal itu karena permintaan kebutuhan cabai meningkat.
“Mulai Lebaran kemarin, harga cabai merah sudah naik, dan di hari ke tiga Lebaran ini masih tetap kami menjual 55 ribu rupiah per kilogram, dari sebelumnya 45 ribu rupiah. Sedangkan, harga cabai rawit naik menjadi 40 ribu rupiah per kilogram, dari semula 30 ribu rupiah,” kata Kahman, seorang pedagang di Pasar Muktisari, Kec. Langensari, Kota Banjar, Senin (20/07/2015).
Dia juga mengatakan, tingginya permintaan dari konsumen mengakibatkan persediaan komoditas tersebut cepat habis, sehingga berdampak langsung terhadap kenaikan harga. Bahkan, sampai dengan Senin siang tadi, persedian cabai sudah habis.
Kahman memprediksi, kemungkinan harga cabai akan kembali normal pada H + 10 Lebaran nanti. “Kami pun minta segera dikirim mumpung lagi laku keras. Karena, permintaan akan semakin meningkat, mengingat komoditas tersebut merupakan bumbu masakan yang sangat dibutuhkan ibu rumah tangga,” ujarnya.
Selain cabai, pada H + 3 Lebaran ini harga daging ayam pun masih tetap tinggi, yakni per kilonya mencapai Rp.45 ribu. Seperti dikatakan Samin, salah seorang pedagang daging ayam, bahwa pasokan daging ayam saat ini masih langka.
Menurutnya, harga daging ayam akan terus mengalami kenaikan. Hal itu berkaca pada Lebaran tahun lalu, dimana kenaikannya bisa berlangsung hingga pertengahan Syawal.
“Kami berharap di pertengahan Syawal harganya bisa turun menjadi 30 ribu rupiah perkilogram. Meski permintaan tetap tinggi, tapi mudah-mudahan sudah turun,” harap Samin. (Nanks/R3/HR-Online)