Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Gorong-gorong amblas yang berada di Dusun Ciakarhilir, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, terhitung sejak H-7 lebaran hingga saat ini dimanfaatkan oleh pemuda setempat untuk memperoleh uang. Caranya, para pemuda mengatur arus lalu lintas di kawasan itu dan berharap pengendara memberinya uang.
Rosidin (37), warga setempat, ketika ditemui HR Online, Sabtu (25/07/2015), mengatakan, kondisi gorong-gorong jalan itu amblas sejak beberapa minggu yang lalu. Kini, menurut dia, kondisi tersebut dimanfaatkan oleh para pemuda untuk mencari dana.
“Hal itu dilakukan dengan cara mengatur lalu lintas agar para pengendara tidak bertabrakan serta tidak terperosok masuk ke dalam lobang (gorong-gorong). Sebab, keberadaan jalan menjadi sempit. Dengan inisiatif itu, ternyata para pengendara merasa sangat terbantu sehingga rela merogoh saku dan mengeluarkan uang,” katanya.
Kepada HR Online, Rosidin mengungkapkan, setiap hari pemuda berhasil mengumpulkan uang sekitar 15o sampai 200 ribu dari sumbangan pengendara. Uang yang terkumpul itu dijadikan kas pemuda.
Herdi (42), pengendara asal Kota Tasik mengatakan, inisiatif para pemuda mengatur lalu lintas di tempat-tempat berbahaya atau bagian gorong-gorong sangat membantu. Sayangnya di ruas jalan yang justru aman, pemuda lainnya ikut-ikutan mengatur lalu lintas. Padahal jarak dari tempat amblasnya gorong-gorong paling sekitar 300 meter.
“Itu bukan membantu arus lalu lintas, tapi sebaliknya malah menghambat. Sebab, kondisi jalan bagus dan lebar. Itu mah pungli, perlu dihilangkan,” pungkasnya. (Dji/R4/HR-Online)