Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jumlah pemburu batu akik di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengalami penurunan cukup drastis. Kondisi tersebut dialami langsung oleh sejumlah penjual batu akik yang terdapat di wilayah perkotaan Ciamis.
Dadang, pedagang batu akik Ciamis, ketika ditemui HR Online, Minggu (28/06/2015), membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, bila dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, grafik pemburu atau pembeli batu akik beberapa waktu belakangan ini memang mengalami penurunan.
“Ketika masih booming, batu akik begitu laris terjual. Dalam sehari saja, saya pasti bisa menjual antara 15 sampai 20 batu akik dengan harga Rp. 250 ribu. Sedangkan sekarang, dua batu akik terjual saja sudah untung,” katanya.
Senada dengan itu, Dedi, penjual batu akik, tidak menyangkal kondisi yang dialami para penjual batu akik seperti dirinya. Sekarang ini, perburuan batu akik lebih cenderung ke arah mencari batu langka.
“Kalau batu akik biasa, sudah jarang yang mencarinya,” pungkasnya. (Her/R4/HR-Online)