Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III B Kota Banjar, Jawa Barat, mencatat naskah kerjasama dengan Kemeterian Agama (Kemenag) Kota Banjar, MUI, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lapas Banjar.
Penandatanganan kerjasama di bidang pembinaan rohani bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) itu berlangsung hari Kamis (18/06/2015), di Mesjid Baiturrohman Al Munibi Lapas Banjar. Kerjasama tersebut sebagai bentuk sinergitas antar sesama instansi pemerintah.
Kepala Lapas Banjar, Ika Yusanti, menyebutkan, saat ini di Lapas Banjar ada 207 WBP yang mayoritas beragama Islam. “Mereka merupakan saudara-saudara kita. Namun, karena berbagai faktor terpaksa harus menjalani hukuman di Lapas,” ujarnya.
Menurut Ika, hal itu menjadi tugas bersama dalam membimbing WBP untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Tuhan YME, sehingga kedepan mereka tidak lagi melakukan kesalahan yang sama.
“Kemenag adalah instansi pertama yang saya gandeng dan diprioritaskan dalam pembinaan warga binaan kami,” jelas Ika, yang baru 1 bulan menjabat Kepala Lapas Banjar.
Dia juga mengatakan, kerjasama dengan berbagai instansi perlu dilakukan, mengingat di Lapas Banjar sangat terbatas SDM-nya. Hal ini dilakukan mengacu pada tata nilai Kementerian Hukum dan HAM, PASTI (Profesional, Akuntabel Sinergi, Transparan dan Inovatif).
Untuk itu, dukungan dan kerjasama masyarakat, baik Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun instansi terkait, sangat diharapkan oleh pihaknya guna keberhasilan pembinaan WBP di Lapas Banjar.
Kepala Kemenag Kota Banjar, H. Dadang Romansyah, menyambut baik adanya kerjasama tersebut. Pihaknya siap bersinergi dengan semua instansi pemerintah, termasuk Lapas Banjar.
“Kami berharap kehadiran kami bisa memberikan pemahaman keagamaan kepada warga binaan, sehingga mereka dapat melaksanakan syariat agamanya dengan baik dan benar,” kata Dadang.
Sementara itu, Wakil Walikota Banjar, drg. Darmadji Prawirasetya, yang hadir menyaksikan penandatanganan naskah kerjasama, sekaligus membuka kegiatan Pesantren Ramadhan, mengaku bahwa sangat mengapresiasi kerjasama yang dijalin Lapas, Kemenang, MUI dan FKUB.
“Ini adalah langkah yang tepat. Pembinaan keagamaan hal yang pokok, karena dengan agama dapat mempertebal kekuatan mental, meningkatkan iman dan taqwa agar WBP tidak terjebak pada kesalahan yang sama,” kata Darmadji. (Hermanto/R3/HR-Online)