Kawasan Taman Pusda’I merupakan salah satu ruang publik di Kota Banjar yang kerap digunakan sejumlah kalangan remaja untuk berbuat asusila. Photo: Dok. HR.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Maraknya perbuatan asusila yang dilakukan sejumlah anak remaja di ruang publik, salah satu penyebabnya karena kurangnya fasilitas atau sarana hiburan yang tersedia di Kota Banjar.
Wakapolresta Banjar, Kompol. Herryanto., SE., mengatakan, jika saja fasilitas bermain dan sarana hiburan banyak, tentu perbuatan asusila itu tidak akan marak terjadi seperti selama ini.
Menurutnya, untuk konsep sarana hiburan yang mesti diupayakan ada di Kota Banjar ini, bisa taman bermain atau kebun binatang yang dilengkapi berbagai wahana permainan, bioskop atau sarana hiburan keluarga lainnya.
“Kalau ada tempat rekreasi dan sarana hiburan, setidaknya perbuatan asusila di tempat umum pasti dapat diminimalisir. Karena, bentuk sarana hiburan tersebut ketika dikunjungi masyarakat akan terkontrol oleh petugas,” katanya.
Meski di Kota Banjar ini sudah memiliki Water Park dan lainnya, namun menurut Harryanto, itu belum cukup untuk mengatasi. Karena, tetap perlu ada upaya pemikiran, termasuk menarik minat investor guna membangun sarana hiburan dengan fasilitas komplit dan terpadu. (Nanks/R3/HR-Online)