Photo ilustrasi net/ist.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Ags, warga asal Pemalang, yang diduga telah membawa kabur seorang gadis berinisial Sfr (18), dari rumahnya di Perumahan Buana Garden, Blok B2, No.38, Ciledug, Tangerang, sejak satu minggu lalu, ditangkap di sebuah ATM BRI Cabang Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (24/06/2015).
Menurut keterangan paman korban, Arif Yoga Hartono, sejak seminggu lalu, tepatnya dari tanggal 17 Juni 2015, keponakannya dibawa kabur oleh tersangka. Bahkan, tersangka melakukan pemerasaan kepada orang tua korban dengan cara meneleponnya.
Penyergapan di sebuah ATM merupakan upaya penipuan pihak keluarga korban, karena Ags sebelumnya minta ditrasnfer uang sebesar Rp.1,5 juta. Pihak keluarga pun langsung datang dari Tangerang, setelah mengetahui pelaku dan korban sudah berada di Kota Banjar. Keberadaan keduanya diketahui dari salah seorang teman pihak keluarga yang bekerja di prusahaan provider, yakni dengan cara mendeteksi sinyal handphone pelaku.
“Jadi itu sebuah tipuan kami yang menyanggupi mentransfer sejumlah uang pada rekening pelaku, padahal kami bohongi, dan akhirnya terjebak saat mereka mau ambil uang di ATM BRI Cabang Banjar,” terang Arif, kepada harapanrakyat.com, saat ditemui di Mapolresta Banjar.
Arif juga menambahkan, dalam penangkapan itu, pihak keluarga dibantu oleh teman dan saudaranya yang ada di Kota Banjar, serta petugas Satpam BRI. Kemudian, Ags dibawa petugas Satpam ke Mapolresta Banjar. Namun, pihak keluarga sendiri tidak melaporkannya karena akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
Sementara itu Ags, saat dimintai keterangan, mengaku, dirinya hanya sebatas menuruti keinginan korban yang merasa terkekang oleh orang tuanya. Pada waktu itu korban mengajaknya pergi dari Tangerang.
“Maka untuk menenangkannya, saya bawa ke Kota Banjar ini, tujuannya akan diantarkan ke sebuah pesantren. Jadi saya tidak berniat jelek seperti yang dituduhkan pihak keluarganya,” kata Ags. (Nanks/R3/HR-Online)