Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional yang ada di wilayah Pangandaran, selama Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, akan aman dan terjamin.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Pangandaran, Solih AP, ketika ditemui Koran HR, belum lama ini, mengatakan, kepastian tersebut didapat setelah pihaknya memantau sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Pangandaran.
Solih menuturkan, pada umumnya pasar tradisional yang ada di Pangandaran dekat dengan sentral produksi, salah satunya beras. Pihaknya juga meyakini banyak petani di daerah yang masih melakukan panen.
“Kami sudah menjalin komunikasi dengan Bulog terkait ketersediaan bahan sembako di pasaran. Dan hasilnya, dijamin tiga bulan kedepan masyarakat tidak perlu takut dan khawatir, karena ketersediaan sembako aman dan terjamin,” kata Solih.
Pada kesempatan itu, Solih menjelaskan, momentum ramadhan dan lebaran biasanya dimanfaatkan oleh pedagang untuk menimbun bahan pokok. Dengan begitu, bahan pokok menjadi mahal karena langka di pasaran.
“Kami akan himbau masyarakat supaya belanja sesuai dengan kebutuhan, tidak usah menimbun. Kami akan intruksikan ke Bidang Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan pembinaan kepada pedagang di pasar. Supaya, mereka tidak memanfaatkan momen dan keadaan sehingga menaikkan harga seenaknya,” tandas Solih.
Bahkan nanti sebelum lebaran, imbuh Solih, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan terhadap ketersediaan serta kualitas bahan pokok. Apalagi, sejumlah komoditi seperti ayam dan telor masih didatangkan dari luar. Selain itu, yang perlu diwaspadai adalah keberadaan mie curah yang ditengarai diproduksi menggunkan bahan pengawet. Sedangkan, beras, gula, dan daging tidak ada masalah.
“Pedagang yang menjual barang dengan kualitas jelek akan dikenai sangsi. Jadi berhati-hatilah,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Penjabat Bupati Pangandaran, Drs. Daud Achmad, mengungkapkan, kenaikan harga komoditi bahan pokok pada saat bulan ramadhan dan menjelang lebaran tidak terlalu berdampak serius. Namun demikian, pihaknya mengaku akan bekerjasama dengan daerah tetangga untuk mengantisipasi kekurangan bahan pokok.
“Kalau terjadi kekurangan (bahan pokok), kami akan datangkan dari luar. Dengan begitu, masyarakat bisa tetap tenang karena kenaikan harga bahan sembako bisa ditekan. Dan rencananya, dua minggu sebelum lebaran, kami juga akan melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional yang ada di Pangandaran,” pungkasnya. (Mad/Koran-HR)