Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarTingkatkan Produksi Padi, Distan Banjar Minta Rubah Prilaku Tanam

Tingkatkan Produksi Padi, Distan Banjar Minta Rubah Prilaku Tanam

Foto: Ilustrasi net/Ist.

Foto: Ilustrasi net/Ist.
Foto: Ilustrasi net/Ist.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terjadinya fluktuatif akibat perubahan iklim yang tidak menentu, serta penerapan teknologi oleh para pengusaha pertanian yang belum sempurna, terutama pada komoditas padi, jagung dan kedelai, maka atas latar belakang itu Kota Banjar terus berupaya meningkatkan produksi maupun produktifitas ketiga komoditas tersebut.

Menurut Kabid. Ketahanan Pangan Dinas Pertanian (Distan) Kota Banjar, H. Basir, SP., MP., khusus untuk meningkatkan produksi, terutama padi, ada dua cara pendekatan yang diterapkan.

Kedua cara itu diantaranya meningkatkan profitabilitas, dan meningkatkan indeks pertanaman. Untuk meningkatkan profitabilitas di tahun 2015, dari 6,5 ton per hektare menjadi 6,5 – 6,79 per hektare. Dengan harapan, indeks pertanaman dari 2,5 harus bisa menjadi 2,8.

“Guna mencapai dua hal tersebut, ada empat teknologi yang harus dilaksanakan oleh masyarakat tani di Kota Banjar, yakni penggunaan varietas unggul baru, Jajar Legowo 2 banding 1, pemupukan harus spesifik lokasi, serta pengairan berselang atau intermitten,” kata Basir, ketika ditemui HR di ruang kerjanya, Senin (11/05/2015).

Adapun rekomendasi varietas unggul baru di tahun 2015 ini meliputi, bagi wilayah rawan banjir harus menggunakan varietas padi inpara 3, 4, 5, inpara 29,30, kemudian binih padi Kapuas Batanghari.

Sedangkan, bagi wilayah yang rawan kekeringan/sawah tada hujan, sebaiknya masyarakat tani menanam inpari 10, 18, 19, Situpang dan Situbagendit. Kemudian, wilayah yang rawan terserang hama wereng dan batang cokelat, gunakan padi inpari 6, 10, 13, 18, 19, dan Menkongga. Kalau wilayah yang sering diserang penyakit hama keresek, maka gunakan inpari 1, 4, 6, 11, 17, 18, 19 dan inpari 32.

Basir menambahkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat tani untuk bisa merubah perilaku tanam, yakni dari sistim tanam tegil menjadi sistim pola tanam Jajar Legowo 2 banding 1, dan gunakan pupuk sesuai anjuran PPL.

“Gunakan sistim Jajar Legowo 2 banding 1, karena sistim ini mempunyai efek tanaman pinggir, kemudian turbulensi udara ada kemudahan bagi pengusaha tani dalam pengolahannya, dan berpeluang pula untuk pengusaha mina padi,” pungkasnya. (AM/Koran-HR)

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

harapanrakyat.com,- Tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yang terletak di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat, terlihat tidak terawat. Rerumputan dan ilalang tumbuh liar,...
Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan longsor di beberapa titik di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar,...
Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...