Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita BanjarKelanjutan Pembangunan Banjar Indah Plaza, Pengembang Harus Perbaiki Kontruksi

Kelanjutan Pembangunan Banjar Indah Plaza, Pengembang Harus Perbaiki Kontruksi

Puing-puing reruntuhan lantai II Banjar Indah Plaza yang roboh, terjadi beberapa waktu lalu. Photo : Dok harapanrakyat.com.

Puing-puing reruntuhan lantai II Banjar Inda Plaza yang roboh, terjadi beberapa waktu lalu. Foto: Dok harapanrakyat.com.
Puing-puing reruntuhan lantai II Banjar Inda Plaza yang roboh, terjadi beberapa waktu lalu. Foto: Dok harapanrakyat.com.

 

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kota Banjar, Jawa Barat, meminta agar pihak pengembang Banjar Indah Plaza (Baninza) harus membuat perencanaan ulang guna melanjutkan pembangunan, terutama pada bagian lantai II.

Hal itu dikatakan Sekretaris BPMPPT Kota Banjar, Saefudin, saat dikonfirmasi HR, Senin (18/05/2015), terkait dengan robohnya lantai II bangunan Baninza yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Jadi bukan perizinannya yang ditinjau ulang, tapi pelaksana proyek harus membuat perencanaan ulang atau perbaikan kontruksi,” tegasnya.

Terkait permohonan tersebut, dia mengakui bahwa hal itu sudah disampaikannya seminggu yang lalu, yakni saat pelaksana proyek melakukan ekspos alasan robohnya bangunan dihadapan BPMPPT dan beberapa tim teknis, diantaranya DCKTLH, Dinas PU, Dishub, Satpol PP, serta pihak kepolisian dari Polsek Pataruman.

“Itu adalah ekspos pertama. Selanjutnya sesuai permintaan kami, secepatnya harus ada ekspos kedua berupa penyampaian dan menyerahkan perencanaan ulang atau kontruksi baru,” jelasnya.

Namun demikian, sebelum melakukan ekspos yang kedua, pelaksana proyek terlebih dahulu harus menyerahkan perencanaan ulang atau kontruksi baru kepada instansi teknis. Selanjutnya, intansi teknis akan mengkaji dan melakukan verifikasi, apakah layak atau tidak kontruksi baru tersebut.

Baru setelah dikaji bisa dilakukan ekspos, agar nantinya tidak bertele-tele dan tidak lama. Dalam ekspos tersebut, instansi teknis bisa saja menyampaikan apabila masih ada yang perlu diperbaiki atau tidaknya pada kontruksi baru itu.

Pihaknya juga berharap, pada pembangunan lanjutan, konsultan perencana dan konsultan pengawas tidak boleh merangkap, hal itu sebagaimana proyek pemerintah. Meskipun konsultan perencana dan pengawas dalam proyek swasta boleh dirangkap.

“Pemisahan konsultan perencana dan pengawas itu tujuannya untuk menjaga independen dalam pelaksanaan proyek. Kemudian, konsultan itu harus komitmen dengan perencanaannya, dilaksanakan sesuai spek yang telah dibuat,” ujarnya.

Intinya, dengan kontruksi yang telah diperbaiki nanti, jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Untuk itu, konsultan pengawas harus inten melakukan pengawasan terhadap pengerjaan proyek pembangunan lanjutan.

Menurut Saefudin, BPMPPT belum memberikan izin operasional atau izin lainnya yang harus dimiliki sebelum izin operasional terbit. Untuk izin operasionalnya adalah izin pasar modern. Saat ini Baninza baru mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan HO.

Hingga kini BPMPPT masih menunggu hasil perbaikan kontruksi dari pelaksana proyek. Apabila belum bisa menyerahkan, maka pengerjaan pembangunan belum bisa dilanjutkan. Bahkan di lokasi tersebut sampai sekarang pun masih dipasang police line.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pataruman, Asep Kurniawan, mengatakan, saat pemeriksaan desain kontruksi yang ada sebelumnya memang sudah tidak beres. Hal itu pun diakui pelaksana proyek sendiri.

“Itu ada yang kurang beres di internal pelaksana proyek. Selain masalah desain, juga material yang akan digunakan. Saat meminta ke atasan di provinsi tidak dipenuhi. Makanya terjadilah pemakaian material yang tidak sesuai. Kemudian, ketika pelaksana proyek menggelar ekspos pun terlihat kurang beres dan tidak tuntas, bahkan ada-ada saja masa laptopnya mati,” ujarnya.

Menurut Asep, pihaknya masih memasang police line sebelum pelaksana proyek melakukan perbaikan kontruksi rancang bangun, dan belum mendapat izin dari instansi teknis terkait. (Nanks/R3/Koran-HR)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...