Kepala Desa Sukamukti, Kec. Pataruman, H. Yosep Firmansyah. Foto: Dok HR Online
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Dengan adanya bantuan dana yang bersumber dari APBN, di tahun anggaran 2015 ini Pemerintah Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, berharap bantuan tersebut akan bisa lebih mengoptimalkan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu dikatakan Kepala Desa Sukamukti, H. Yosep Firmansyah, saat dihubungi HR melalui pesan singkat, Selasa (07/04/2015). “Meningkatkan kesejahteraan masyarakat tentu dalam bentuk memfasilitsi sarana dan prasaran yang menunjang perekonomian masyarakat. Itu harapan kami,” katanya.
Seperti diketahui, bahwa Luas wilayah Desa Sukamukti mencapai 487,775 hektare, dengan batas-batasnya meliputi sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, sebelah Selatan berbatasan dengan Sungai Ciseel atau Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupatan Ciamis, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Binangun, dan sebelah Timur berbatasan dengan Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman.
Desa Sukamukti juga merupakan pecahan dari Desa Batulawang dan Desa Binangun. Sebagai pemerintahan desa yang terhitung masih baru, maka di tahun anggaran 2015 ini, selain akan focus pada pembangunan sarana prasarana kantor desa dan pembangunan fisik lainnya, juga akan terus menggali potensi-potensi unggulan di wilayahnya untuk dijadikan andalan dari desa tersebut.
Pembukaan akses jalan di pemancingan wisata Kolam Tanah Titisara Desa di kawasan Batupeti, Dusun Muktiasih, merupakan salah satu upaya guna menggali potensi yang ada di Sukamukti. Karena, pihak pemerintah desa ingin membuka ekowisata di kawasan tersebut.
“Dari tahun sekarang, kami mencoba membuka kolam pemancingan dulu. Itu untuk menarik orang supaya datang ke lokasi pemancingan yang ada di kawasan Batupeti. Karena, kami melihat, dengan membuka kolam pemancingan menjadi salah satu potensi yang bisa mendatangkan banyak orang,” tutur Yosep.
Selain itu, wilayah Desa Sukamukti berada di jalur wisata ke Pangandaran. Maka dari itu pihaknya juga ingin membuka rest area di pinggir jalan Dusun Sukahurip. Fasilitas yang akan ditawarkan di sana berupa jajanan khas daerah dan buah-buahan, salah satunya buah rambutan Si Batulawang yang selama ini dijajakannya di wilayah Desa Sukamukti, yakni di pinggir jalan Dusun Sukahurip.
Dengan adanya potensi-potensi tersebut, pihaknya berharap Desa Sukamukti menjadi Desa Wisata. Untuk itu, pemdes mengharapkan adanya perhatian khusus dari pemerintah kota guna mendukung terwijudnya Desa Wisata di Sukamukti.
Bahkan, menurut Yosep, keinginan itu sudah dimusyawarahkan dengan masyarakat serta lembaga desa, dan mendapat dukungan penuh dari pihak BPD. (Eva/Koran-HR)