Berita Banjar (harapanrakyat.com),-
Tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), membuat Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, meraih juara pertama dalam pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2014 se-Kota Banjar, untuk kelompok target tertinggi atau lebih dari Rp.151.650.000.
Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya, ketika ditemui HR di ruang kerjanya, Selasa (14/04/2015), mengakui, bahwa desanya bisa menjadi juara terbaik karena adanya partisipasi dan kesadaran yang tinggi dari masyarakatnya sendiri.
Teknisnya, para ketua RT, RW dan Kadus setiap bulannya ditarget untuk merealisasikan pembayaran PBB yang ditarikan di lingkungannya masing-masing. Jadi, keberhasilan itu didapat pula atas kerjasama dan dukungan semua elemen tersebut.
“Saya berharap, raihan prestasi ini semakin membuka kesadaran semua warga masyarakat dalam membayar PBB. Selain itu, juga bisa menjadikan gerak sosialisasi PBB benar-benar menjadi sukses, karena dengan membayar pajak berarti turut membangun daerah,” katanya.
Nanang juga berharap, kesadaran masyarakat kali dalam membayar PBB bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi. Dirinya pun tidak menampik, bahwa kecepatan pelunasan PBB tak lepas dari kemandirian usaha, dan kesejahteraan warganya yang mayoritas bermata pencaharian petani.
Hal itu sesuai dengan visi yang dijalankan Pemerintahan Desa Rejasari, yakni “Dengan iman dan taqwa sebagai desa sejahtera berbasis pertanian dan home industry menuju desa mandiri, serta mitra terdepan Pemerintah Kota Banjar.”
“Penghargaan itu kami terima sesuai kelompok target, sebagaimana desa dan kelurahan penerima penghargaan yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Walikota Banjar No.973/Kpts.188-DPPKA/2014,” jelasnya.
Nanang menambahkan, pihaknya meminta kepada warga masyarakat, khususnya di wilayah Desa Rejasari, untuk mendukung program pemerintah, Terutama berkaitan dengan ekonomi masyarakat.
“Sekarang ini kita harus bekerja kreatif, ubah pola pikir untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Nanks/Koran-HR)