Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kepala Bulog Sub Divre Ciamis, Anwar Kurniawan, menegaskan, bahwa beras miskin (Raskin) berkualitas buruk dan berkutu, yang tidak diterima rumah tangga sasaran (RTS), dan dikembalikan kepada pihaknya, tidak menjadi kerugian negara.
“Saya tegaskan raskin yang dikembalikan, tidak serta merta menjadi kerugian negara. Karena kami perbaiki lagi raskinnya, yaitu dilakukan proses penggilingan kembali,” jelasnya kepada HR Online, Kamis, (19/03/2015).
Anwar meyakinkan, bahwa proses penggilingan raskin berkualitas buruk setelah digiling di mesin yang pihak Bulog miliki akan kembali ke kondisi beras lebih baik, dan dapat disalurkan kepada RTS.
“Kami memiliki mesinnya di gudang Pamalayan. Dan kalau memang menjadi kerugian negara, tentu akan menjadi catatan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan,” tandasnya.
Pihak Bulog berjanji, pada pengiriman bulan April 2015 mendatang, pihaknya akan mendistribusikan beras raskin berkualitas lebih baik, sesuai standar yang ditentukan pemerintah.
“Saat pengiriman nanti, kami akan informasikan kepada rekan-rekan, agar menyaksikan bagaimana proses penyaluran beras raskin, sekaligus melihat kualitas yang dikirim,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)