Candi Ronggeng yang berada di Dusun Kedung Bangkong, RT 31 RW 09, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Suherman/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Cerita keberadaan Candi Ronggeng yang berada di Dusun Kedung Bangkong, RT 31/RW 09, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hingga kini masih menjadi sebuah fenomena bersejarah yang belum terungkap. Meski begitu, masyarakat Desa Sukajaya mempercayai keberadaan Candi Ronggeng tersebut.
Sampai saat ini, belum satupun tokoh masyarakat setempat yang mengetahui secara pasti asal-muasal keberadaan dan berdirinya bangunan mirip sebuah candi yang kini terkubur di kedalaman dua meter tersebut.
Dari keterangan beberapa sumber yang bercerita kepada HR, sebelum ditemukannya sebuah bangunan yang terdiri dari beberapa bongkahan batu menyerupai bangunan candi, warga lingkungan Desa Sukajaya, setiap malam Jum`at Kliwon selalu mendengar alunan gamelan ronggeng yang dimainkan secara merdu dari lokasi dimana ditemukannya candi yang kini dinamakan Candi Rongeng.
Seiring berjalannya waktu, suara gamelan yang kerap muncul pada malam Jum`at Kliwon itu jarang lagi terdengar oleh warga sekitar. Bahkan suasana mistik di seputaran lokasi tersebut pun kini berangsur hilang. Padahal menurut warga, setiap malam Jum`at Kliwon tempat itu dipenuhi aroma mistik dan suasana mencekam.
Ketika ditemui HR, Sekretaris Desa Sukajaya, Rosid (56), mengatakan, cerita dan fenomena candi ronggeng yang berada di lingkungan Kedung Bangkong itu sampai saat ini belum terungkap.
“Candi Ronggeng ini memang ada. Namun tak seorangpun tokoh di desa ini yang mengetahui secara jelas sejarah kapan berdirinya candi itu. Sejak menjadi perangkat Desa, saya selalu mendatangi sesepuh yang ada di desa ini, untuk mencari tahu tentang keberadaan candi ronggeng. Namun sesepuh yang pernah saya datangi tak satu pun yang mengetahui asal-muasal candi ronggeng tersebut,” kata Rosyid. (Suherman/Koran-HR)