Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Banjar enggan ungkap besaran dana bantuan dari APBN, dalam proses sertifikasi Program Prona 2015, saat sosialisasi di aula Desa Kujangsari, Kamis, (12/03/2015).
Pihak BPN Kota Banjar hanya membenarkan bahwa program Prona diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, alias gratis tidak dipungut biaya.
“Saya tidak tahu. Dan itu yang tahu hanya bendahara BPN,” jelas Kasi Pengukuran dan Penataan Tanah, BPN Kota Banjar, Fatahuri, kepada HR online, seusai sosialisasi.
Fatahuri meyakinkan, bahwa dirinya tidak mengetahui total dana bantuan dari APBN untuk 2.200 sertifikat tanah yang ditujukan bagi warga Kota Banjar.
Namun, Fatahuri mengatakan, pembiayaan yang ditanggung APBN diantaranya, biaya penyuluhan, pengumpulan data fisik dan yuridis, pengukuran tanah, pencetakan, hingga penerbitan sertifikat tanah.
“Ada yang tidak dibiayai APBN. Dengan kata lain, peserta Prona akan dibebankan membeli materai, patok bidang tanah, dan biaya fotocopy bagi persyaratan pemohon,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)