Candi Ronggeng yang berada di Dusun Kedung Bangkong, RT 31 RW 09, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Suherman/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Sekretaris Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rosid, mengungkapkan, pihaknya bersama-sama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis pernah melakukan penggalian di lokasi Candi Ronggeng yang berada di Dusun Kedung Bangkong, RT 31/RW 09, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Setelah menggali sedalam dua meter, ternyata ditemukan tumpukan bebatuan menyerupai bangunan candi.
“Tumpukan batu besar itu mirip sekali dengan tumpukan batu yang ada di candi Borobudur. Namun karena keterbatasan alat dan minimnya pengetahuan, kami mengurungkan proses penggalian lebih lanjut,” ucapnya, ujarnya kepada Koran HR, pekan lalu. [Baca juga: Terdapat Cerita Mistik, Sejarah Candi Ronggeng Ciamis Belum Terungkap]
Selain bebatuan mirip bangunan candi, kata Rosyid, pihaknya juga pernah menemukan batu menyerupai bentuk sapi, dengan ukuran sebesar kelinci. Batu menyerupai sapi itu kemudian dipindahkan dan disimpan di sebuah museum yang ada di Karangkamulyan.
Sebelum dipindahkan, lanjut Rosyid, batu menyerupai Sapi tersebut juga pernah menghebohkan warga. Keanehan itu muncul karena kawasan ditemukanya batu tersebut sering terkena banjir dan tertimpa lumpur. Tapi, batu mirip sapi itu tetap berada di permukaan tanah dan tidak pernah terkubur.
“Pernah juga kejadian, sebelum diambil dan dipindahkan ke Karangkamulyan, batu seukuran kelinci itu tidak bisa diangkat atapun dipindah, meski oleh orang banyak. Setelah mendatangkan orang pintar, baru batu itu bisa diangkat,” ujarnya.
Kepala Desa Sukajaya, Drs. H. Nursodin, mengaku masih penasaran dengan keberadaan candi ronggeng tersebut. Diapun ingin mengungkap cerita di balik keberadaan candi tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta Pemkab Ciamis, mendatangkan ahli arkeologi untuk membongkar rahasia tersebut dan sejarah candi ronggeng itu. (Suherman/Koran-HR)