Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-Setelah harga beras di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, kembali mengalami penurunan, kini giliran harga bawang merah melonjak drastis dalam satu pekan terakhir ini. Harga bawang merah sebelumnya Rp.20 ribu per kilogram, naik menjadi Rp.30 ribu per kilogram.
“Ya memang di pasar sudah ramai, harga bawang merah sejak minggu kemarin naik. Kenaikkannya sampai 10 ribu rupiah per kilo,” kata Sus Adi (55), salah seorang pedagang bawang merah di Pasar Banjar, saat dijumpai HR Online, Minggu (22/03/2015).
Dia menilai, kenaikkan harga bawang merah disebabkan langkanya pasokan bawang dari sejumlah daerah yang menjadi sentra penghasil bawang mewah di Jawa Tengah, seperti Brebes, Tegal, Kroya dan lainnya.
“Akibatnya stock kami berkurang, dimana daerah penghasil bawang merah itu dilanda banjir yang mengakibatkan panen gagal. Biasanya setiap pengiriman mendapat 5 kuintal, kini hanya 2 kuintal saja,” terangnya.
Dengan naiknya harga bumbu dapur tersebut, Sus Adi mengaku, bahwa konsumen atau pelanggannya kini mengurangi jumlah pembeliannya. Hal itu otomatis membuat omzet penjualannya menjadi turun.
Senada yang diungkapkan pedagang bawang lainnya, Rano (28). Menurut dia, harga bawang merah terpaksa dinaikkan karena harga beli dari pengepulnya juga naik, mengikuti stok barang yang berkurang. “Stoknya susah, kami dapatnya juga sedikit,” ucapnya.
Rano mengungkapkan, langkanya pasokan bawang merah saat ini dipengaruhi pada daerah sentra bawang sedang masa tanam. Bawang berukuran kecil yang sebelumnya dihargai Rp.18 ribu per kilo, sekarang dijual Rp.28 ribu per kilo. Sedangkan, ukuran bawang lebih besar dijual seharga Rp.30 ribu per kilo.
Pantauan HR Online di lapangan, bukan hanya bawang merah saja yang sedang mengalami lonjakan harga, namun cabai merah lokal pun harganya ikut merangkak naik, dari sebelumnya Rp.20 ribu per kilo, kini menjadi Rp.44 ribu per kilo. (Nanang/R3/HR-Online)