Bencana angin kencang yang disertai hujan deras dan menumbangkan pohon besar, merusak 4 rumah warga Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (15/02/2015) malam. Foto: Madlani/HR
Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun bencana angin kencang yang disertai hujan deras yang memporakporandakan rumah Iwan Mulyana (29), warga Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidumulih, Kabupaten Pangandaran, akibat tertimpa pohon kelapa, saat kejadiannya sempat berlangsung dramatis.
Betapa tidak, di saat reruntuhan pohon kelapa memporakporandakan rumah Iwan, anak dan istrinya berada di dalam rumah. Akibatnya, mereka tertimpa reruntuhan bangunan rumah hingga mengenai pundak dan kepalanya. Beruntung, mereka masih bisa menyelamatkan diri dan terhindar dari maut. [Baca juga: Akibat Angin Kencang, 4 Rumah di Sukaresik Pangandaran Rusak Parah]
Menurut Iwan, kejadian berawal saat terjadi hujan deras yang dibarengi angin yang cukup kencang. Saat kejadian, lanjut dia, dirinya tengah berada di depan rumah. Sementara anak dan istrinya berada di dalam rumah.
“Sekitar pukul 21.30 WIB, kemarin malam, tiba-tiba pohon kelapa di belakang rumah roboh dan menimpa rumah,” kata Iwan, kepada HR, Minggu (15/02/2015).
Namun naas, istrinya Dede Srimulyati (24) dan anaknya Raka Cahya Maulana (2), yang tengah berada di dalam rumah, tertimpa reruntuhan bangunan. “ Pundak dan kepala istri dan anak saya tertimpa reruntuhan bangunan. Namun, beruntung istrinya saya cepat berlari ke luar rumah dan akhirnya selamat,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Iwan, perabot rumah tangga yang berada di dalam rumahnya hancur berantakan tertimpa reruntuhan bangunan. (Mad/R2/HR-Online)
Berita Terkait
Selasari dan Cintaratu Pangandaran Disapu Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak
Peralatan Listrik Sebagian Warga Selasari Pangandaran Rusak Disambar Petir