Situ Leutik di Dusun Pasirnagara dan Dusun Babakanpace, Desa Cibeureum, Kecamatan, Kota Banjar, Jawa Barat. Foto: Nanang Supendi/HR
Banjar, (harapanrakyat.com),-
Cerita mistik yang terjadi di sekitar Situ Leutik yang berada di sebagian wilayah Dusun Pasirnagara dan Dusun Babakanpace, Desa Cibeureum, Kec/Kota Banjar, Jawa Barat, memang menarik untuk disimak. Dari perbincangan HR dengan Nini Nurjanah (68), warga asli yang tinggal di sekitar Situ Leutik, terkuak cerita tentang Hantu Cantik Jaenah yang sering mengganggu manusia.
Menurut Nini Nurjanah, kejadian aneh itu dialami seorang tukang ojeg. Saat itu tukang ojeg tersebut menarik penumpang seorang perempuan mengaku bernama Jaenah. Perempuan itu naik dari kota Banjar dan minta diantarkan ke kawasan Situ Leutik.
Setelah sampai, tukang ojeg kaget karena wanita berparas cantik itu berjalan menuju ke arah situ, kemudian menghilang. Sampai sekarang, wanita itu dikenal dengan sebutan jurig Jaenah.
Cerita yang sama juga diungkapkan Undang Ugil (43), warga setempat. Dia menuturkan, pernah beberapa warga mendapatkan banyak ikan dari Situ Leutik, hingga mereka ketagihan memancing di situ.
Suatu hari pulang memancing, setibanya di rumah mereka menderita sakit, seperti yang kemasukan makhluk ghaib. Kalau makan, nasi satu bakul habis, rokok sebungkus juga habis dalam sekejap, dan akhirnya meninggal dunia.
“Itu kejadiannya bukan hanya seorang, tapi ada beberapa warga hingga meninggal, seperti warga Dusun Cijambu, Desa Cibeureum,” ujarnya.
Setelah ada yang meninggal, lanjut Undang, bisa dicirikan pada siang atau malam harinya suka terdengar suara musik ronggeng sangat ramai dan bergemuruh di lokasi Situ Leutik. “Mungkin itu sedang menjemputnya,” kata Undang.
Selain cerita Nyi Mas Kancra Beureum dan ikan bogo picek, dia pun menceritakan kejadian mistis lainnya yang pernah dialami warga di sekitar Situ leutik, yakni sering munculnya ular besar.
Meski suasana mistis itu ada di Situ Leutik, baik Nini Nurjanah maupun Undang Ugil menghimbau kepada warga yang hendak ke berkunjung ke kawasan situ, supaya jangan berkata sompral dan berbuat gegabah. Nikmati saja keindahan di kawasan tersebut, terlebih lokasi itu akan difungsikan sebagai wahana wisata. (Nanang/Koran-HR)
Berita Terkait
(Cerita Mistik Situ Leutik Banjar) Nyi Mas Kancra Beureum & Ki Picek Sang Penunggu
(Cerita Mistik Situ Leutik Banjar) Ikan Bogo Dalam Sekejap Bisa Membesar