Petani Pamarican saat memasang rumpon untuk mengusir burung pipit yang merusak tanaman padi. Foto: Andri/HR
Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Sejumlah petani di wilayah Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis merasa kerepotan menghadapi burung pipit yang menyerang tanaman padi milik mereka. Berbagai cara dan upaya dilakukan petani untuk mengusir burung pipit yang merusak tanaman padi tersebut.
H. Udin, petani asal Pamarican, Selasa (23/12/2014), mengaku terpaksa memasang rumpon atau orang-orangan yang dipasang di tengah sawah. Hampir setiap hari dia pergi ke sawah menggerakkan orang-orangan sawah tersebut untuk mengusir ribuan burung pipit.
Menurut Udin, burung pipit ini seperti mendapat komando, mereka datang secara bergerombol, kemudian secara serempak turun dari langit menerjang tanaman padi yang sedang mulai berisi.
Bukan hanya orang-orangan sawah dari jerami, Udin juga membuat rumpon yang terbuat dari pohon salak di sepanjang pematang sawah miliknya, untuk menjebak burung-burung jahat tersebut.
“Sudah hampir sepekan ini burung-burung pipit tersebut menyerang tanaman padi. Saya sudah nyuruh orang untuk membuat orang-orangan sawah untuk mengusir burung-burung tersebu,” pungkasnya. (andri/Koran-HR)