Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarNasib Pedagang Asongan Statsiun Banjar Terkatung-katung

Nasib Pedagang Asongan Statsiun Banjar Terkatung-katung

Banjar, (harapanrakyat.com),- Pedagang asongan yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Asongan Stasiun Kereta Api (KA) Banjar, sudah sejak lama tidak bisa berjualan di Stasiun KA maupun di dalam gerbong KA.

Namun, hingga kini belum ada upaya dari pemerintah dalam menangani permasalahan tersebut. Untuk itu, mereka meminta agar Pemkot Banjar dapat menyediakan tempat atau relokasi bagi mereka, lengkap dengan bantuan gerobak dagangnya.

Para pedagang asongan mengaku sudah rela dengan adanya kebijakan dari PT. KAI yang melarang pedagang untuk berjualan di dalam Stasiun KA Banjar. Seperti diungkapkan Eti (37), salah seorang pedagang.

Dia menyebutkan, akibat adanya kebijakan dari PT. KAI, sedikitnya 62 orang pedagang asongan yang kini mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

“Sekarang kami sulit sekali memenuhi ekonomi keluarga, beda dengan dulu saat masih berjualan di Stasiun. Pemkot jangan diam saja, kami minta dibuatkan relokasi sekaligus dengan bantuan gerobaknya,” tuturnya, kepada HR, Senin (08/12/2014).

Eti mengaku, berbagai upaya sudah dilakukan pihaknya untuk memperjuangkan nasibnya, antara lain meminta kebijakan kepada Kepala Stasiun KA Banjar, termasuk melakukan audiensi dengan DPRD Kota Banjar melakukan audiensi. Tapi sampai sekarang upaya tersebut belum ada perhatiannya.

Pedagang lainnya, Rasmini (42), mengakui, bahwa pada minggu lalu dari pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar, telah meninjau para pedagang.

“Atas permintaan kami ini, Disperindagkop akan berupaya dengan memperhatikan anggaran yang telah dibuatnya tahun 2015,” ujarnya.

Sebelum ada kompensasi dari pihak pemerintah kota, mereka pun meminta kepada Kepala Stasiun KA Banjar, supaya bisa memberikan kebijakan untuk berjualan kembali di dalam Stasiun. Namun, pihak PT. KAI tetap tidak memberikan izin.

“Pokoknya pemkot, DPRD Banjar dan pihak-pihak yang peduli terhadap kami, segera memikirkan solusi terbaik bagi masalah ini,” tegas Sarmini. (Nanang/Koran-HR)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...