Banjar, (harapanrakyat.com),- Setelah diketahui area longsoran yang terjadi di TPAS Cibeurem Banjar pada Sabtu, (20/12/2014), merupakan titik longsoran baru, bukan yang pernah terjadi pada bulan Februari dan Oktober 2014 lalu.
Kini, bahaya longsor susulan masih menghantui TPAS Cibeurem Banjar. Dan tidak menutup kemungkinan titik yang berpotensi longsorpun bertambah.
“Menurut BMKG, curah hujan tinggi puncaknya akan terjadi pada akhir Desember 2014 hingga Februari 2015,” jelas , Kasi Analis Dampak Lingkungan, DCKTLH Kota Banjar, Dyah Sita Asri Wahyuningrum, kepada HR Online, Minggu, (21/12/2014).
Meski tak mengancam areal pemukiman warga, karena dikawasan rawan longsor tersebut tak ada pemukiman warga. Akan tetapi, longsoran akan kembali memutus akses jalan desa, dan merusak areal pesawahan milik warga.
Ancaman longsoran akan menimpa kembali areal pesawahan milik warga, dan pada akhirnya areal pesawahan warga akan tak kembali normal akibat seringnya tertimpa longosoran sampah. Hal itu, kata Dyah, sebenarnya pihaknya telah menganggarkan dan telah ada kesepakatan dengan warga untuk membeli lahan mereka.
“Akan tetapi hingga kini, walau kesepakatan sudah ada. Pihak Sekretariat Daerah meminta pembelian dan pembayaran ditunda hingga tahun depan. Untuk itu, kami tidak bisa apa-apa,” tukasnya. (Nanang S/R1/HR-Online)
Berita Terkait:
Awas!, Longsor TPAS Cibeurem Banjar dari Titik Baru