Rajadesa, (harapanrakyat.com),- Kelompok masyarakat pengrajin anyaman berbahan bambu di wilayah Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meminta Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan perhatian berupa dukungan permodalan dan pelatihan.
Seorang pengrajin yang enggan disebutkan namanya, Selasa (4/11/2014), mengatakan, produk kerajinan anyaman berbahan bambu asal Rajadesa sangat diminati masyarakat, baik di dalam kota maupun di luar kota.
Pengrajin tersebut mengakui, menganyam bambu untuk dibuat produk bernilai bukan pekerjaan yang mudah. Membuat produk anyaman bernilai dan berguna bagi kehidupan rumah tangga sehari-hari memang membutuhkan keahlian khusus.
Sementara itu, Petugas dari BP3K Kecamatan Rajadesa, Dedeh Kartini, mengungkapkan, potensi pasar produk kerajinan berbahan bambu dari wilayah itu cukup tinggi. Apalagi bila didukung variasi model produk yang dibutuhkan masyarakat.
Menurut Dedeh, pada umumnya pengrajin anyaman ini membuat produk berupa peralatan rumah tangga yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga memiliki angan-angan untuk membuat produk anyaman souvenir.
“Sayangnya, para pengrajin terbentur masalah modal usaha dan SDM. Mereka perlu mendapatkan pelatihan dan bantuan permodalan,” katanya. (dji/Koran-HR)