Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Apabila Partai Golkar berkoalisi dengan PDI-P (Perjuangan) di Pilkada Pangandaran tahun 2015, kemungkinan besar Golkar akan mengambil kursi Wakil Bupati. Hal itu dikarenakan perolehan kursi PDIP lebih banyak dibanding Golkar.
“Kita realistis saja mengambil posisi Wakil Bupati. Karena apabila maju mengusung Calon Bupati pun perolehan suara Golkar tidak mencukupi. Karena untuk bisa mengusung calon dengan usungan paket murni, minimalnya harus memiliki 20% kursi di DPRD atau sebanyak 7 kursi,” ujar Politisi Partai Golkar Pangandaran, Taufik Martin, pekan lalu. (Baca juga: Golkar Beri Sinyal Akan Berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Pangandaran)
Sementara, lanjut Martin, Partai Golkar di DPRD Pangandaran hanya memiliki 5 kursi. Dengan begitu, secara otomatis tidak bisa mengusung calon bupati. “Artinya, pilihan untuk berkoalisi dengan PDIP merupakan hal yang tepat. Selain memiliki pengalaman di Pilkada Ciamis, juga kans untuk menangnya sangat tinggi,” ujarnya.
Martin pun mengaku pihaknya dari jauh-jauh hari sudah intens melakukan komunikasi dengan PDI Perjuangan untuk membahas kemungkinan berkoalisi di Pilkada Pangandaran. “ Penjajakan terus kita lakukan, mudah-mudahan komitmen koalisi ini bisa terwujud saat pelaksanaan Pilkada nanti,” ujarnya. (Bgj/R2/HR-Online)