Akibat diguyur hujan deras, bantaran Sungai Cikaso di wilayah Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengalami abrasi dan mengakibatkan satu rumah ambruk dan 8 rumah lainnya terancam tergerus. Foto: Entang Saeful Rachman/HR
Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Setelah diguyur hujan lebat semalaman, debit air Sungai Cikaso di wilayah Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengalami peningkatan. Derasnya air tersebut juga menyebabkan tanah di sepanjang sungai terkikis dan abrasi.
Kepala Desa Tanjungsari, Usmana, Jum’at (28/11/2014), mengatakan, dua titik bibir sungai atau bantaran yang berada di RT 12 dan 13 RW 3, mengalami abrasi cukup parah dengan panjang sekitar 150 meter. Bahkan karena peristiwa itu, satu unit rumah warga bernama Armin yang berada di bibir sungai, ambruk dan rata dengan tanah.
Sementara ini, kata Usman, pemilik rumah yang ambruk akibat abrasi tersebut terpaksa diungsikan ke salah satu rumah warga lainnya. Selain itu, 8 Kepala Keluarga (KK) juga terpaksa diungsikkan karena tempat tinggal mereka terancam longsor.
Arwi (66), warga Dusun Tanjung, mengatakan,pada saat peristiwa terjadi, dia dan keluarganya sedang berada di dalam rumah. Menurut Arwi, saat hujan sedang lebat itu, tiba tiba dari arah dapur terdengar suara gemuruh yang diikuti guncangan. Arwi beserta anggota keluarga pun berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Kejadiannya berlangsung dalam sekejap. Jika tidak cepat keluar, ceritanya mungkin jadi lain. Kini rumah ambruk setelah abrasi yang ditimbulkan derasnya air sungai,” katanya.
Dari pantauan HR, sedikitnya 15 rumah kini terancam abrasi dan terancam ambruk. Warga saat ini masih menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. (Ntang/R4/HR-Online)