Pelabuhan Penyebrangan Santolo, di Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Entang Saeful Rachman/HR
Kalipucang, (harapanrakyat.com),-
Dermaga Penyebrangan Santolo yang berada di Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, merupakan aset berharga bagi Kabupaten Pangandaran. Dermaga ini merupakan transportasi penghubung wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah melalui aliran Sungai Citanduy.
Kepala Dermaga Santolo Kalipucang, Listiono, Jum’at siang (10/10/2014), mengatakan, pelabuhan Santolo melayani trayek penyebrangan ke wilayah Kabupaten Cilacap.
Menurut Listiono, penyebrangan yang dikelolanya dibebani target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 4,5 juta pertahun.
Sayangnya, kata Listiono, target tersebut tidak bisa tercapai, karena pelabuhan penyebrangan Santolo di tahun-tahun belakangan ini kondisinya masih sepi.
Lebih lanjut, Listiono menambahkan, tarif jasa penyebrangan di pelabuhan tersebut dibandrol dengan harga Rp. 300 perorang. Kemudian ongkos perahu compreng sekali bersandar Rp. 92.
“Sedangkan dalam sehari, perahu compreng yang bersandar paling banyak 5 sampai 8 unit saja. Jadi mana mungkin target Rp. 4,5 juta pertahun bisa tercapai,” katanya. (ntang/R4/HR-Online)