Senin, April 7, 2025
BerandaBerita CiamisSelama 2014, 1.699 Perempuan Ciamis Gugat Cerai Suaminya

Selama 2014, 1.699 Perempuan Ciamis Gugat Cerai Suaminya

Foto: Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 1.699 perempuan di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama (PA) setempat. Perkara cerai gugat tersebut dilatarbelakangi berbagai alasan, diantaranya seperti masalah suami tidak bertanggungjawab dan masalah ekonomi keluarga.

Humas PA Ciamis, Drs. Syarip Hidayat, ketika ditemui HR, Senin (1/9/2014), di ruang kerjanya, mengungkapkan, jumlah perkara perceraian di semester pertama tahun 2014 (Januari-Agustus) mencapai 2.741 kasus.

“Angka perceraian selama semester pertama 2014 memang cukup tinggi. Dari total kasus perceraian itu, paling banyak terjadi adalah kasus perkara cerai gugat. Sisanya perkara talak cerai,” ungkapnya.

Syarip menuturkan, penyebab gugatan ataupun talak cerai tersebut beragam. Namun yang paling dominan adalah karena disebabkan masalah perekonomian, kemudian diikuti masalah ketidakharmonisan hubungan dalam rumah tangga.

Bila dipersentasikan, kata Syarip, 80 persen perkara cerai gugat dilakukan oleh kalangan ibu rumah tangga. Khusus di lingkungan pegawai (PNS), persentasi perkara perceraian mencapai 5 persen. Penyebab perceraian kalangan pegawai biasanya dilatarbelakangi masalah adanya pihak ketiga, seperti campur anggota keluarga, Pria Idaman Lain (PIL) atau Wanita Idaman Lain (WIL).

“Soal cerai gugat, bila diklasisifikasikan sesuai dengan wilayah, paling banyak terjadi di wilayah Ciamis selatan,” katanya.

Menurut Syarip, dalam penanganan perkara perceraian, ada beberapa tahapan dan persidangan yang perlu dilewati. Diantaranya ada tahapan mediasi yang dilakukan oleh majelis hakim maupun pihak keluarga.

“Pada tahapan mediasi, pasangan suami istri diharapkan bisa bersatu kembali dalam biduk rumah tangga. Kalau saja masih bisa diselamatkan, itu kan lebih baik. Tapi kalaupun sudah sama-sama bersikukuh tidak ingin bersatu kembali, dan terpaksa harus berpisah, tahapan persidangan dilanjutkan dengan menghadirkan saksi-saksi dari kedua belah pihak,” ujarnya. (deni/Koran-HR)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...