Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarPemdes di Banjar Harus Paham Pengelolaan Keuangan

Pemdes di Banjar Harus Paham Pengelolaan Keuangan

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Setiap aparatur pemerintah desa di Kota Banjar harus mempersiapkan pengelolaan keuangan yang baik, terkait akan diterimanya dana bantuan lebih dari Rp.2 miliar atas diberlakukannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kesatuan Bangsa dan Politik (PMPDKBPol) Kota Banjar, Wawan Gunawan, SP., M.Si., kepada HR, di ruang kerjanya, Senin (15/09/2014).

“Selain kami sebagai salah satu stakeholder yang harus mempersiapkannya, terlebih aparatur pemdes dari sekarang harus dipersiapkan tentang pengelolaan keuangan. Sebab, jika manajemen pengelolaan keuangan yang baik tidak dipersiapkan, nanti kepala desa itu sendiri yang bisa kelabakan,” katanya.

Karena, mengelola dana sebesar Rp.2 miliar lebih bukan perkara mudah, apalagi saat ini belum semua perangkat desa paham mengenai pelaporan penggunaan dana APBN tersebut. Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan bimbingan teknis pengelolaan keuangan desa bagi aparatur pemdes di Kota Banjar. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar pada bulan Oktober mendatang.

Wawan mengatakan, dikaitkan dengan diberlakukannya UU Desa Nomor 6 Tahun 2014, tentu membutuhkan pelaporan yang jelas. Selain itu, perlu diperhatikan oleh pemdes dalam menggunakan anggaran adalah transparansi, serta pengelolaan keuangan. Jangan sampai di kemudian hari terdapat kesalahan dalam penggunaannya.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka Sistem Informasi Manajemen Desa, harus di kembangkan untuk memperbaiki layanan, dan tata kelola pemerintahan desa. Namun saat ini masih menunggu regulasi dari pusat, seperti halnya Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

“Nah, mengenai kewenangan Sistem Informasi Manajemen Desa ada di DPKAD Kota Banjar untuk penindaklanjutannya. Karena bukan kami saja sebagai stakeholder yang harus mempersiapkannya,” pungkas Wawan. (Nanang/Koran-HR)

Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...