Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarBale Rahayat Akan Awasi Program Rutilahu di Banjar

Bale Rahayat Akan Awasi Program Rutilahu di Banjar

Foto: Ilustrasi

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Paguyuban Bale Rahayat Kota Banjar menilai, program bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2014 di Kota Banjar yang menyerap anggaran besar, akan rentan terjadi kecurangan dan manipulasi anggaran.

Pasalnya, dana yang dikucurkan untuk program tersebut bukan hanya bersumber dari APBD Kota saja, melainkan juga dari APBD Provinsi Jabar, dan dari anggaran Alokasi Dana Desa (ADD).

“Sebagaimana diketahui, perbaikan Rutilahu di Kota Banjar perolehannya dari Provinsi Jabar senilai 3,5 miliar rupiah untuk 240 unit, dan dari APBD Kota Banjar senilai 2 miliar rupiah untuk 250 unit. Belum lagi dari Alokasi Dana Desa juga dianggarkan,” kata Ketua Umum Paguyuban Bale Rahayat, Asep Nurdin, kepada HR, Senin (25/08/2014).

Lanjut dia, bantuan Rutilahu sebanyak itu, terutama 250 unit didanai dari APBD perubahan Kota Banjar sebesar Rp. 2 milar dengan per unitnya mendapat Rp.7,5 juta, harus dipastikan apakah jumlahnya benar ada sebanyak itu, serta layak atau tidak warga penerima bantuannya.

“Apalagi tumpang tindih dengan ADD, sebab dalam ADD juga dianggarkan untuk perbaikan Rutilahu. Contohnya di Desa Batulawang, dalam ADD dianggarkan perbaikan Rutilahu 50 juta rupiah untuk 8 unit, jatuhnya per unit 5 juta rupiah, tepatnya kalau dihitung 6 juta rupiah lebih per unit, kelebihnya untuk administrasi dan pajak. Kemudian dari provinsi ada kuota 240 unit dengan nilai per unitnya 15 juta rupiah. Belum lagi dari pusat juga ada anggaran untuk Rutilahu,” tuturnya.

Dari semua pos anggaran yang ada, kata Asep, jangan sampai terjadi tumpang tindih, sehingga pada pelaksanaannya nanti tidak tepat sasaran. Dengan begitu, maka pintu kecurangan akan terbuka lebar.

Karena, biaya sebasar Rp 7,5 juta dari APBD Kota diterima langsung oleh penerima bantuan, sedangkan untuk bantuan dari APBD Provini melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Yang dari APBD kota kan tidak ada KSM. Artinya kecurangan dan manipulasi rentan terjadi, apalagi dengan anggaran sebesar itu,” kata Nurdin.

Untuk itu harus ada pengawasan bersama. Pihaknya juga mempertanyakan mengenai sistem pengajuannya seperti apa. Apakah pengajuannya dilakukan oleh perorangan atau pemerintah desa.

Dalam hal ini, Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH) Kota Banjar, selaku penanggung jawab teknis dan Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Kota Banjar sebagai pihak yang menerima dan merekomendasikan pengajuan proposal, sampai anggaran keluar, dihimbau harus berhati-hati.

“Kami akan awasi bersama komponen masyarakat lainnya, terutama dalam proses pelaksanaannya. Untuk itu instansi terkait jangan melakukan tindakan kesalahan, yaitu terjadi tumpang tindih penyaluran bantuan,” ujarnya. (Nanks/Koran-HR)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...