Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita Ciamis1.400 Guru di Ciamis Belum Bersertifikasi

1.400 Guru di Ciamis Belum Bersertifikasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sedikitnya 1.400 guru di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat belum mengikuti tahapan sertifikasi guru. Itu artinya para guru tersebut belum memiliki sertifikat dan belum bisa dianggap sebagai guru profesional.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ciamis, ke 1.400 guru tersebut berasal dari berbagai jenjang satuan pendidikan, mulai Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Kasi Informasi dan Data pada Bidang Mutendik Disdikbud Ciamis, Muharam, saat ditemui HR, Senin (1/9/2014), mengatakan, menurut data tahun 2007 sampai 2014, guru yang sudah profesional atau memenuhi syarat mencapai 6.514 orang.

“Tahun ini, ada sebanyak 582 guru sedang mengikuti PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru),” katanya.

Muharam menjelaskan, Disdikbud menargetkan semua guru mengikuti tahpan sertifikasi agar menjadi seorang guru profesional. Tentunya, hal itu juga untuk peningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Ciamis.

“Apalagi hal ini juga sesuai dengan amanat undang-undang,” ujarnya.

Lebih jauh Muharam mengungkapkan, bagi guru bersertifikasi, mereka mendapatkan tunjangan sertifikasi. Besarnnya satu kali gaji pokok. Namun begitu, guru bersertifikasi dituntut memiliki kompetensi dan profesionalisme dalam bekerja.

“Kinerja guru bersertifikasi harus bagus, bukan malah sebaliknya,” ucapnya.

Muharam menambahkan, guru yang ingin mengikuti tahapan sertifikasi harus memenuhi persyaratan. Salah satu klasifikasi persyaratannya adalah sudah menyelesaikan pendidikan minimal sarjana (S1).

Terkait jam mengajar, calon guru yang akan mengikuti sertifikasi sekurang-kurangnya mengajar 24 jam mata pelajaran dalam satu minggu. “Kewajiban mengajar 24 jam pelajaran, sesuai bidang studi yang dia miliki. Tidak boleh kurang dari itu. Kalau kekurangan jam mengajar, guru tersebut bisa dipindah ke sekolah lain atau mengajar di sekolah lain,” katanya. (DSW/Koran-HR)

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...