Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemkab Pangandaran melalui Dinas Pariwisata dan Deprindagkop, mencatat hingga pukul 24.00 WIB, Sabtu (02/08/2014) atau H+5 Lebaran, sebanyak 182.130 wisatawan berkunjung ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.
Dari total kunjungan tersebut, Pemkab Pangandaran sudah meraup keuntungan PAD sebesar Rp. 442, 5 juta dari retribusi pintu masuk atau tol kawasan wisata.
Kepala Dinas Parawisata dan Deperindagkop, Kabupaten Pangandaran, Drs. Suheryana, mengatakan, jumlah kunjungan dan angka PAD tersebut merupakan data sementara, karena masih menyisakan satu hari lagi masa libur Lebaran, yakni hari Minggu (03/08/2014).
“Data jumlah pengunjung dan PAD untuk hari Minggu akan direkap terlebih dahulu pada hari Senin,” jelasnya, kepada HR, Minggu (03/08/2014) sore.
Suheryana menjelaskan, dari hasil rekap sementara, diketahui jumlah wisatawan ke pantai Pananjung Pangandaran sebanyak 127.244 wisatawan, pantai Batu Hiu 6.299 wisatawan, pantai Karapyak 5.711 wisatawan, Grend Canyon 10.465 wisatawan dan pantai Batukaras 32. 411 wisatawan.
“Kami belum menghitung dan menganalisis secara pasti apakah jumlah kunjungan tersebut mengalami penurunan atau peningkatan jika dibanding dengan tahun kemarin. Karena masa liburan belum selesai,” katanya.
Namun demikian, lanjut Suheryana, apabila dianalisis sepintas dimungkinkan terjadi penurunan jumlah wisatawan pada liburan Lebaran tahun ini. Hanya, penurunan yang terjadi tidak terlalu signifikan.
“Kita mengambil sampel hingga H+3 saja, karena hari itu merupakan masa puncak kunjungan setiap libur Lebaran. Jumlah wisatawan hingga H+3 tahun ini, ada dikisaran 103 ribu wisatawan. Sementara tahun kemarin sudah mencapai 110 ribu wisatawan. Artinya, ada penurunan sekitar 9000 wisatawan jika dibanding dengan tahun kemarin, “ terangnya.
Seheryana menambahkan, banyak kemungkinan yang menjadi penyebab turunnya angka kunjungan wisata ke Pangandaran pada libur Lebaran tahun ini. Kemungkinan tersebut bisa saja akibat situasi politik pasca Pilpres dan kondisi ambrolnya jembatan di daerah Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis yang belakangan menjadi topik hangat di sejumlah media nasional.
“Pemberitaan di sejumlah media nasional terkait ambrolnya jembatan di Cihaurbeuti sangat luar biasa gencarnya. Akibatnya, masyarakat menangkap bahwa akses menuju Pangandaran akan terhambat akibat ambrolnya jembatan tersebut. Padahal, kerusakan jembatan itu sudah bisa diatasi dan saat ini sudah bisa dilewati kembali oleh kendaraan, “ paparnya. (Bg/R2/HR-Online)