Banjar, (harapanrakyat.com),- Bekas galian kabel optik di Jl. Kapten Jamhur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar, dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, bekas galian tersebut hanya ditutupi oleh karung berisi tanah, bahkan ada pula yang hanya ditimbun urugan tanah saja.
Iyan (27), salah seorang warga mengatakan, bekas galian yang hanya ditutupi urugan tanah cukup mengganggu para pengguna jalan. Karena selain tidak rata, bila turun hujan gundukan tanah yang menutup bekas galian kabel kerap terkikis air dan meluber ke jalan.
“Jalan pun jadi licin dan dapat membahayakan pengguna jalan, baik pengemudi kendaraan maupun pejalan kaki. Sudah berkali-kali di depan sini ada pejalan kaki dan pengemudi sepeda motor yang terpeleset. Kejadiannya waktu turun hujan atau sehabis hujan,” tutur Iyan, saat dijumpai HR, Rabu (09/07/2014).
Sementara itu Lilis Kurniasih (38), seorang pejalan kaki, mengaku terusik dengan keberadaan bekas galian kabel optik. Lantaran, selain cukup mengganggu pejalan kaki, terutama yang berjalan di pinggir jalan dekat trotoar, adanya bekas galian tersebut juga membuat keadaan jalan menjadi terlihat kumuh.
“Menurut saya sebagai pejalan kaki memang cukup mengganggu. Apalagi Jalan Kapten Jamhur ini merupakan jalan ramai, dan biasanya terlihat bersih dan rapi. Namun, dengan adanya bekas galian kabel optik yang tidak ditutup seperti semula, keadaan terlihat semrawut dan kumuh,” ujar Lilis.
Keluhan yang sama juga diungkapkan Ana (36), warga lainnya. Dia menyesalkan sebab tidak ada sosialisasi dari pihak kontraktor kepada warga saat akan melakukan penggalian.
“Pihak kontraktor juga seharusnya bertanggungjawab untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Jangan ditinggal seperti ini,” harap Ana. (Eva Latifah/Koran-HR)