Foto: Ilustrasi
Banjar, (harapanrakyat.com),-
Kota Banjar berhasil meraih kembali Adipura untuk kategori kota kecil terbersih se- Indonesia di tahun 2014 ini. Raihan ini merupakan adipura ke dua, setelah tahun sebelumnya pada 2013 meraih adipura yang pertama.
“Penghargaan Piala Adipura yang telah diraih ini merupakan penghargaan yang kedua kalinya. Sebelumnya, tahun 2013 lalu, Kota Banjar juga memperoleh piala Adipura,” kata Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Kota Banjar, Asno Sutarno, Selasa (4/06/2014).
“Hal ini tentunya berkat peran serta masyarakat Kota Banjar yang peduli akan lingkungan,” imbuh dia.
Saat ini juga, kata Asno, utusan dari Pemkot Banjar langsung menuju ke Kementrian Lingkungan Hidup di Jakarta untuk mengambil surat undangan penyerahan penghargaan Adipura, menurut informasi penyerahaannya akan dilaksanakan kamis (05/06/2014) bertempat di Istana Wakil Presiden.
Asno mengatakan, prestasi ini diberikan Kementrian Lingkungan Hidup yang merupakan penghargaan bergengsi berkaitan tentang kebersihan, keteduhan dan keindahan kota. “Penghargaan anugerah Piala Adipura yang akan diterima untuk kedua kalinya merupakan kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Kota Banjar,” ujarnya.
“Karena ini menunjukkan keterpaduan antara masyarakat dan pemerintah Kota Banjar dalam menjalankan program pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang cinta akan hidup bersih dan sehat, dengan memperhatikan lingkungan hidup yang baik,” jelas Asno.
Bagi Asno, prestasi ini merupakan torehan emas di masa kepemimpinan Hj.Ade Uu Sukaesih, M.Si dan drg.Darmadji Prawirasetia sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banjar.”Dan tentunya penghargaan itu akan diterima Walikota yang kebetulan beliau saat ini sedang ada di Jakarta melaksanakan kegiatan pemerintahan yang lain,” ujarnya.
Selain Kota Banjar, menurutnya, kemungkinan ada tiga kota/kab di Provinsi jabar yang memperoleh penghargaan yang sama, diantaranya Kota Pelabuhan Ratu, Kota Sukabumi dan Kota Sumber.
Menurut Asno, dengan raihan Adipura yang kedua kalinya ini, artinya pemkot Banjar secara tata kota tetap memperhatikan penataan dan wawasan lingkungan berkelanjutan, kemudian dinamika yang berkaitan persampahan terus digalakan atau partisipasi Stake Holder yang ada di Banjar, selalu konsisten terhadap mempertahankan dan meraih adipura kembali.
“Kedepan mudah-mudahan kita semua atas dukungan semua pihak terus kembali mempertahankan sampai ketiga kali dan akhirnya kami bercita-cita mendapatkan adipura kencana,” pungkas Asno. (Nanks/Koran-HR)