Pangandaran,-(harapanrakyat.com),- Untuk keempat kalinya, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pangandaran menjadi delegasi pertukaran pelajaran ke Malayasia. Sekolah ini mengirimkan 3 siswa dan 2 guru pembimbing untuk mengikuti program Malay College Youth Development Summit (MCYDSY).
Menurut Kepala Sekolah MAN Pangandaran, Drs Syarif Hidayat S.Ag, siswa yang diberangkatkan ke Malaysia yakni Irna Nurul Namilah (kelas X), Kiki kusmayanti (kelas XI) dan Saefudin (kelas X).
“Mereka sudah berangkat Kamis (19/06/2014) kemarin. Selama 7 hari akan melakukan studi di Malaysia,” katanya, kepada HR, Jum’at (20/06/2014).
Syarif menjelaskan, program ini sudah yang ke 4 kalinya diikuti oleh siswa MAN Pangandaran. Dan untuk seluruh Indonesia, terang dia, hanya ada 4 daerah yang mengikuti program tersebut, yakni Pangandaran, Tasikmalaya, Purwerejo (Jateng) dan Banda Aceh.
“Siswa-siswi kami akan belajar di negara tetangga Malaysia dengan belajar perkembangan bahasa inggris, perbandingan sistem pembelajaran serta diisi dengan menampilkan beberapa seni budaya dan keahlian,” ujarnya.
Syarif menambahkan, event ini akan diikuti oleh 13 negara, termasuk Indonesia yang akan menampilkan kebolehan seni wayang golek dan pembuatan tepung santan yang sudah diajarkan oleh PT Pecu Pangandaran.
Menurut Syarif, dalam memberangkatkan siswanya ke Malaysia, pihaknya terlebih dahulu menyeleksi terhadap siswa calon delegasi,yaitu kemampuan berbahasa inggris, intelektual dan wawasan serta akademi.
Sementara itu, Pj Bupati Pangandaran Endjang Naffandy, mengaku bangga ada sekolah di Kabupaten Pangandaran yang terpilih sebagai duta pelajar Indonesia ke luar negeri. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa untuk Pangandaran,” katanya.
Endjang pun berharap para siswa yang menjadi delegasi Indonesia ke luar negeri bisa memperkenalkan potensi wisata Pangandaran, yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. (Mad/R2/HR-Online)