Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kepala Sub Divisi Regional ( DIVRE) III BULOG, Dindin, menegaskan, melambungnya harga bahan pokok menjelang lebaran bisa merepotkan masyarakat, bahkan dapat mengakibatkan inflasi. Namun, keadaan tersebut bisa ditekan dengan adanya intervensi dari pemerintah untuk mengendalikan harga tersebut dengan melakukan operasi pasar.
Menurut Dindin. adanya inflasi yang diakibatkan naiknya harga- harga bahan pokok sebenarnya bisa ditekan melalui intervensi pemerintah, agar masyarakat tidak mengalami kesulitan saat harga di pasaran melambung.
“Pihak kami siap untuk melakukan operasi pasar bila pemerintah daerah memintanya,” kata Didin, kepada HR, Selasa (17/06/2014).
Terlebih sekarang di daerah sudah terbentuk Team Pengendali Inflasi Daerah (TPID), lanjut Dindin, sehingga bila terjadi inflasi akibat kenaikan harga, maka akan segera ditindak lanjut oleh team supaya masyarakat tidak terbebani dengan masalah tersebut.
Didin menyebutkan, saat ini stok beras yang ada di gudang menjelang Ramadhan dan Lebaran cukup aman. “Kami juga siapkan gula pasir sebanyak 200 ton, karena biasanya yang mengalami lonjakan harga menjelang Ramadhan dan Lebaran adalah gula pasir,” ujarnya.
Selain gula pasir, pihak Bulog pun sudah menyiapkan stok minyak sayur. Menurut Didin, untuk stok minyak sayur baru akan didistribusikan langsung bila keadaan sudah mendesak. Namun dia berharap, sebelum operasi pasar dilaksanakan, pemerintah daerah harus melunasi terlebih dahulu tunggakan raskin demi kelancaran operasi pasar. (Heri/R3/HR-Online)