Banjar, (harapanrakyat.com),- Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar 9 Juli 2014 mendatang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, siap melakukan validasi data kependudukan sesuai dengan kewenangannya.
Hal itu dikatakan Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Drs. Dedi Sunardi, M.M.Si., didampingi Sekretarisnya, Drs. Entus, kepada HR, Jum’at (16/05/2014).
“Kami siap memenuhi permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memvalidasi data potensi pemilih guna kepentingan Pemilihan Presiden, bilamana dilaporkan ada data penduduk yang bermasalah,” kata Dedi.
Namun, lanjutnya, itu pun harus melalui tahapan yang telah diatur, yakni terlebih dahulu dimulai dengan penyerahan update data dari Kemendagri kepada Bupati/Walikota, kemudian diserahkan ke KPUD.
Apabila pihak KPUD menganggap data yang telah diterimanya ada NIK bermasalah, maka hal itu dikoordinasikan dengan Disdukcapil untuk ikut membantu memvalidasinya.
“Kapan pun KPUD membutuhkan, kita siap. Tentunya dilakukan dengan maksud agar terdapat efektifitas pembantuan pemerintah daerah kepada KPUD dalam pemutakhiran data pemilih,” ujar Dedi.
Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kota Banjar, Drs. Entus, menambahkan, bahwa mengenai pemilih bermasalah yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu, hingga kini pihaknya masih terus melakukan upaya-upaya secara maksimal dan siap terus membantu KPUD.
“Saat Pileg ada sekitar seratus data pemilih yang diserahkan KPUD kepada kami untuk dibantu pemutahirannya. Jelang Pilpres kami akan mempersiapkan, dan mengerahkan personil agar kegiatannya nanti berjalan dengan baik,” katanya.
Entus mengatakan, pembantuan pendataan dan validasi dilakukan sebagai salah satu upaya guna menghindari terjadinya pemilih ganda, atau tidak terdaftar sebagai pemilih dalam pelaksanaan Pilpres mendatang. (Nanks/Koran-HR)